Mahkamah Agung Tolak Putusan Pengadilan Tinggi, Mengirim Kembali Kasus Gerakan Bunga Matahari untuk Disidang Ulang

  • 18 January, 2021
  • 陳志勇
Salah satu dari tujuh pemimpin Gerakan Bunga Matahari, Wei Yang. (Arsip foto CNA)

(Taiwan, ROC) - Mahkamah Agung Taiwan memutuskan pada hari Senin, 18 Januari, menolak putusan Pengadilan Tinggi perihal tindak pidana yang melibatkan penyerbuan gedung Yuan Eksekutif dalam Gerakan Bunga Matahari, yakni gerakan mahasiswa yang terjadi Maret 2014 di Taipei.

Pengadilan Tinggi sebelumnya memvonis bahwa tujuh pemimpin gerakan mahasiswa tersebut semuanya bersalah dalam Gerakan Bunga Matahari, dan sempat menjatuhkan beragam hukuman berdasarkan besar kecilnya skala tindak pidana yang dilakukan para mahasiswa.

Melalui pengumuman terbarunya, Mahkamah Agung menolak putusan Pengadilan Tinggi tersebut dan mengirim kembali kasus ini untuk disidang ulang. Dijelaskan Mahkamah Agung, aksi para mahasiswa adalah suatu perwujudan dari pelaksanaan hak menolak dan melawan yang dimiliki setiap warga negara, dan perwujudan ini seharusnya dianggap tidak melanggar hukum atau hukuman yang dijatuhkan seharusnya diringankan.

Komentar

Terbarumore