Dubes AS untuk PBB Batal ke Taiwan, MOFA: Menghargai Keputusan AS

  • 13 January, 2021
  • 曾秀情
Dubes AS untuk PBB Batal ke Taiwan, MOFA: Menghargai Keputusan AS

(Taiwan, ROC) --- Pada tanggal 12 Januari 2021 (waktu Amerika timur), Departemen Luar Negeri AS merilis pernyataan yang menyatakan seluruh jadwal perjalanan resmi para pejabat untuk minggu ini dibatalkan.

Menilik dari pernyataan yang dirilis, alasan mengapa jadwal perjalanan tersebut ditangguhkan, karena masih harus menunggu proses konfirmasi dari pihak Senat.

Menurut informasi yang diterima dari media AS, presiden terpilih Joe Biden direncanakan akan mencalonkan Linda Thomas Greenfield, seorang diplomat keturunan Afrika, untuk menjabat posisi Duta Besar AS untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) berikutnya.

Kementerian Luar Negeri (MOFA) menyampaikan, pihak Deplu AS telah memastikan kelancaran dari proses transisi pemerintahan setempat dan membatalkan semua kunjungan resmi yang awalnya dijadwalkan akan berlangsung pada minggu ini, termasuk Mendagri.

Duta Besar AS untuk PBB, Kelly Craft juga dipastikan tidak dapat berkunjung ke Taiwan, yang semula dijadwalkan akan tiba pada tanggal 13 Januari 2021.

Juru Bicara MOFA, Joanne Ou (歐江安) mengatakan, “Menanggapi keputusan Deplu AS, MOFA akan menghargai dan menerimanya. MOFA juga menyayangkan pembatalan perjalanan delegasi Duta Besar AS untuk PBB, Kelly Craft ke Taiwan, yang semula dijadwalkan akan berada di Taiwan pada tanggal 13 Januari hingga 15 Januari 2021. Kami akan tetap membuka tangan, guna menyambut kedatangan Kelly Craft ke Taiwan di masa mendatang.”

Pihak Istana Kepresidenan dan Yuan Eksekutif juga menyayangkan berita pembatalan tersebut. Juru Bicara Istana Kepresidenan Chang Tun-han (張惇涵) menyampaikan pihaknya akan menghargai keputusan Deplu AS, termasuk pembatalan seluruh rencana perjalanan Menlu Mike Pompeo.

Meski demikian, pihaknya juga tetap mempersilakan Kelly Craft untuk bertandang ke Taiwan di masa mendatang.

Sebelumnya, Kelly Craft dijadwalkan akan tiba di Taiwan pada tanggal 13 Januari 2021. Dubes AS untuk PBB tersebut, direncanakan akan melakukan kunjungan resmi ke Taiwan selama 3 hari dan bertemu dengan Presiden Tsai Ing-wen.

Pada tanggal 12 Januari 2021 (waktu Amerika timur), Deplu AS mengumumkan membatalkan seluruh rencana perjalanan resmi para pejabat setempat, termasuk Menlu Mike Pompeo. Pembatalan ini terpaksa dilakukan guna untuk memastikan kelancaran prosedur serah-terima pemerintahan setempat.

Rencana perjalanan Kelly Craft ke Taiwan pertama kali mencuat ke publik, saat Menlu Mike Pompeo mengeluarkan pernyataan yang mengutuk peristiwa penangkapan tokoh pro-demokrasi Hong Kong oleh pemerintah setempat.

Pada tanggal 6 Januari 2021, Mike Pompeo selain menyampaikan kritikannya, juga mengumumkan rencana perjalanan Kelly Craft ke Taiwan.

Berita tersebut kemudian diterima oleh MOFA pada tanggal 7 Januari 2021, dan menekankan bahwa kunjungan Kelly Craft ke Taiwan menjadi bukti nyata bagi perkembangan hubungan kerja sama Taiwan dengan AS.

Komentar

Terbarumore