Taiwan Menyambut Baik Pencabutan Restriksi AS pada Kontak Resmi Antar Pejabat

  • 11 January, 2021
  • 陳志勇
Kantor Kepresidenan Taiwan Menyambut Baik Pencabutan Restriksi AS pada Kontak Resmi Antar Pejabat

(Taiwan, ROC) - Taiwan menyambut baik pencabutan restriksi Amerika Serikat pada kontak resmi antar pejabat pemerintah kedua negara yang diumumkan oleh Menteri Luar Negeri Mike Pompeo pada hari Sabtu.

Kantor Kepresidenan Taiwan pada hari Minggu memuji bahwa keputusan AS itu telah merefleksikan kemitraan solid antara kedua negara. Juru bicara Kantor Kepresidenan Xavier Chang (張惇涵) berterima kasih kepada Departemen Luar Negeri AS dan semua pihak di Amerika yang dukungannya sejak dulu telah membantu memfasilitasi kerjasama yang lancar di bidang politik, ekonomi, dan keamanan antara kedua negara, dan membantu membina hubungan dan persahabatan bilateral yang erat pada saat ini.

Rasa saling percaya dan hubungan antara Taiwan dan AS telah tumbuh selama beberapa tahun terakhir, sebagian besar karena kebijakan luar negeri Taipei yang konsisten, yang mendorong perkembangan hubungan internasional yang stabil dan pendekatan yang bijaksana dan bertanggung jawab, kata Chang.

Menanggapi hal yang sama, Menteri Luar Negeri Taiwan Joseph Wu (吳釗燮) mengatakan pada hari Senin, dicabutnya restriksi kontak resmi antara pejabat AS dan Taiwan oleh Washington adalah hal penting dalam perkembangan hubungan Taiwan-AS, Kementerian Luar Negeri sangat berterima kasih dan menyambut baik keputusan tersebut.

Joseph Wu mengatakan, “Terus ditingkatkannya kepercayaan antara Taiwan dan Amerika Serikat, adalah dikarenakan Taiwan telah mengadopsi kebijakan luar negeri yang sangat pragmatis dan bertanggung jawab. Kami akan terus menggunakan sikap dan pendekatan yang sama untuk terus meningkatkan hubungan Taiwan-AS.”

Sementara itu, Legislator Lo Chih-cheng (羅致政) dari partai berkuasa Partai Progresif Demokratik (DPP) mengatakan,keputusan AS tersebut adalah yang paling signifikan sejak diberlakukannya Undang-Undang Hubungan Taiwan pada 1979, yakni hukum yang mengatur hubungan tidak resmi antara AS dan Taiwan.

Menurut Lo, "pedoman kontak" AS yang membatasi interaksi badan-badan cabang eksekutif dengan lembaga sederajat di Taiwan diberlakukan untuk menenangkan Tiongkok sambil mempertahankan hubungan tidak resmi dengan Taiwan, namun restriksi tersebut telah membatasi perkembangan hubungan Taiwan-AS.

Dengan penghapusan pembatasan yang diberlakukan, sekarang akan ada kesempatan yang lebih besar bagi interaksi resmi antara kedua negara, tambah Lo.

Di lain pihak, dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan hari Minggu, partai oposisi Kuomintang (KMT) juga menyambut pengumuman Pompeo dan menyebutnya sebagai kabar baik, tapi juga mempertanyakan apakah kebijakan tersebut akan dipertahankan oleh administrasi pemerintah baru, yang akan segera dibentuk oleh Presiden terpilih AS Joe Biden.

Komentar

Terbarumore