Logistik Vaksin Berkemungkinan Hadapi Risiko Terjadinya Peretasan Keamanan Data Informatika

  • 05 December, 2020
  • 譚雲福
Logistik Vaksin Berkemungkinan Hadapi Risiko Terjadinya Peretasan Keamanan Data Informatika

        (Taiwan, ROC) – Penganalisa bidang keamanan jaringan internet dari perusahaan IBM, belum lama ini mengeluarkan pengumuman jika pihaknya menemukan adanya program penyerangan data informasi yang secara khusus disasarkan kepada para pelaku usaha yang termasuk dalam rantai jaringan pemasok vaksin COVID-19 di seluruh dunia. Untuk itu, pihaknya juga telah memberikan peringatan kepada perusahaan yang terkait, agar dapat lebih ekstra hati-hati dan waspada, dimana salah satunya bagian dalam rantai jaringan tersebut adalah Taiwan.

        Perusahaan IBM menemukan adanya hackers yang menyamar menjadi seorang petinggi dari perusahaan Haier Medical Daratan Tiongkok, dengan menjadikan perusahaan BUMN negara Italia, Jerman, Korea, Republik Ceko dan Taiwan sebagai sasaran utama. Target yang diinginkan tentunya hendak bisa mencuri hasil data analisa dan penyebaran vaksin, serta sertifikat terkait bidang logistik. Salah satunya yang telah menjadi objek sasaran serangan adalah semua instansi yang sempat dihubungi oleh Aliansi Vaksin Gavi, yang berada di bawah naungan Bill & Melinda Gates Foundation.

        Awalnya Hackers akan melayangkan tabel daftar pelaporan harga dari Haier Medical Daratan Tiongkok, kemudian memintan si penerima surat email untuk dapat segera membuka folder data yang dikirimkan secara bersamaan. Jika bukan karena kebetulan tengah melakukan riset penelitian tentang logistik vaksin dunia, maka diyakini akan lebih banyak lagi cara atau langkah lain yang akan dilakukan oleh para hackers. Tidak saja demikian, Pihak IBM menyebutkan jika gerak langkah hackers sangat rahasia, kerap menghilangkan jejak rekam perjalanannya dalam dunia internet, bahkan ada yang sama sekali tidak dapat diketahui, dari mana hackers tersebut mengawali langkahnya, sehingga diperkirakan jumlah korban akan lebih banyak dan luas.

        Kini, juga telah terjadi kebocoran data email dan kode rahasia yang dimiliki oleh Organisasi Kesehatan Sedunia, dalam skala jumlah yang tidak sedikit. Selain itu juga telah mengintai isntansi perpajakan yang berada di bawah naungan Dewan Uni Eropa. Diprediksi jika hackers hanya menitikberatkan pada beberapa platform yang berstrategi, sehingga dikhawatirkan bisa merusak landasan usaha logistik vaksin yang telah dibangun tersebut. Analisis dari IBM menegaskan jika tindakan serangan secara sengaja tersebut, biasanya pasti akan memiliki tanda-tanda khusus dan berhubungan dengan kemampuan peretasan skala nasional. Sayangnya hingga kini, masih belum diketahui siapa gerangan pelakunya, berada di lokasi mana, sehingga menyulitkan pencarian.

        Yang patut diperhatikan di sini, IBM sebelumnya juga sempat menemukan serangan yang ditujukan kepada mata rantai pemasok perlengkapan medis kedokteran, sehingga boleh dikatakan jika kondisi pandemi dan ancaman terhadap keamanan data informasi, semakin memperumit situasi yang ada. Ada beberapa instansi pemerintah yang juga mengeluarkan laporan terkait, namun untungnya masih belum ada kejadian dimana hackers mulai meminta uang tebusan, mayoritas yang terjadi adalah pengumpulan data informasi. Selain itu, IBM juga mengimbau kepada masing-masing instansi agar dapat segera melakukan kerjasama dengan pihak ke tiga, melakukan penilaian kembali terhadap kondisi keamanan data individual.

Komentar

Terbarumore