Perbanyak Negara Sumber PMA Menaker: akan Tanda Tangan MoU Tahun Depan

  • 02 December, 2020
  • 曾秀情
Perbanyak Negara Sumber PMA Menaker akan Tandatangani MoU Tahun Depan

(Taiwan, ROC) -- Pemerintah Indonesia akan memberlakukan biaya perekrutan “nol” bagi tenaga kerjanya, Kementerian Tenaga Kerja mempercepat langkah pembukaan negara sumber pekerja migran asing lainnya. Menteri Ketenagakerjaan, Hsu Ming-chun hari Rabu (2/12) dalam rapat interpelasi di Yuan Legislatif menyampaikan, dengan bantuan dari Kementerian Luar Negeri, saat ini sudah mengadakan 2 kali rapat dengan beberapa negara yang menjadi target kebijakan baru ke arah selatan yang bersedia, dan mereka berkeinginan melakukan kerja sama, berharap sudah dapat menandatangani nota kesepahaman (MoU) pada tahun depan dan paling cepat sudah dapat memasukkan pekerja migrannya ke Taiwan pada tahun 2022.

Pemerintah Indoneisa mengumumkan akan memberlakukan kebijakan “nol” biaya perekrutan pada pekerja migrannya mulai tahun depan, hingga saat ini kedua belah pihak yaitu Taiwan dan Indonesia masih belum ada perkembangan pembahasan masalah ini sehingga menimbulkan ketidakpuasan dari majikan di Taiwan. Menteri Ketenagakerjaan hari Rabu (2/12) pada interpelasi di sesi laporan pelaksanaan kerja dalam rapat Yuan Legislatif  menyampaikan, sudah melalui bantuan Kementerian Luar Negeri mencari negara sumber pekerja migran lainnya, saat ini sudah mengadakan 2 kali rapat dengan negara-negara yang menjadi target kebijakan baru ke arah selatan yang bersedia, mereka bersedia untuk menjalin kerja sama, diharapkan dapat menandatangani MoU pada tahun depan dan bisa mendatangkan pekerja migrannya pada tahun 2022.   

Hsu Ming-chun mengatakan, “Saat ini kami telah mengadakan 2 kali rapat dengan negara-negara target kebijakan baru ke arah selatan yang bersedia, semua bersedia untuk bekerja sama, kami akan membentuk tim khusus berharap tahun depan sudah dapat menandatangani MoU dan paling cepat sudah dapat mendatangkan pekerja migran asing pada tahun 2022.”

Mengenai negara-negara mana sajakah?  Hsu Ming-chun mengemukakan, karena masih dalam tahap pembahasan maka ia masih merahasiakan, dan setelah ada perkembangan lebih lanjut baru akan memberitahukan publik. Ia juga menyampaikan berharap dapat memperluas negara sumber PMA agar tenaga pekerja migran asing lebih beragam untuk mengurangi risiko kekurangan tenaga kerja.

Komentar

Terbarumore