Kerja Sama Taiwan – Inggris, Presiden Tsai: Berharap Hubungan Keduanya dapat Dipererat

  • 01 December, 2020
  • 尤繼富
Kerja Sama Taiwan – Inggris, Presiden Tsai: Berharap Hubungan Keduanya dapat Dipererat

(Taiwan, ROC) --- Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) bertemu dengan Perwakilan Inggris untuk Republik Tiongkok (ROC) pada Selasa 1 Desember 2020. Dalam pertemuan hari ini, Kepala Negara menyampaikan bahwa kerja sama ekonomi dan perdagangan antar kedua negara terjalin kian kukuh.

Taiwan juga merupakan mitra dagang terbesar ketujuh bagi Inggris untuk kawasan Asia-Pasifik. Presiden Tsai juga berharap bahwa jalinan perdagangan dan investasi kedua belah pihak dapat diperkuat, dengan menggelar ragam kerja sama.

Masa jabatan Catherine Nettleton tinggal sebentar lagi. Presiden Tsai Ing-wen menerima kunjungan Catherine Nettleton di Istana Kepresidenan pada Selasa (1/12). Dalam pidatonya, Presiden Tsai menyampaikan, semenjak menjabat pada tahun 2016 silam, Catherine Nettleton sudah beberapa kali mengunjungi istana untuk menggelar ragam pertukaran.

Kepala Negara menyampaikan, Catherine Nettleton adalah mitra terbaik Taiwan. Mewakili 23 juta warga Taiwan, Presiden Tsai menyampaikan terima kasihnya atas kontribusi yang diberikan oleh Catherine Nettleton selama ini.

Presiden Tsai mencontohkan, dalam kurun 4 tahun terakhir, Taiwan dan Inggris telah membentuk sejumlah mekanisme pertukaran formal di sektor perindustrian, meliputi forum kota cerdas, dialog di sektor energi, pertanian dan pertukaran lainnya.

Berbagai upaya di atas telah meningkatkan dan memperkuat jalinan kerja sama antar keduanya. Mengingat Taiwan telah menjadi mitra dagang terbesar ketujuh bagi Inggris di kawasan Asia-Pasifik.

Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, "Bulan lalu kami baru saja menggelar Dialog Perdagangan Ekonomi Taiwan-Inggris. Kami akan memperkukuh hubungan perdagangan dan investasi pada masa mendatang."

Presiden Tsai menambahkan, program revitalisasi ekonomi hijau yang diusulkan oleh Perdana Menteri Borris Johnson akan menjadi sumbu utama di era pasca pandemi.

Taiwan pun setuju dengan pemikiran tersebut, serta beranggapan bahwa penghijauan dan ekonomi seharusnya bergerak bersamaan. Apalagi Taiwan dengan Inggris memiliki fokus kerja sama serupa dalam beberapa tahun terakhir, terutama di sektor industri tenaga angin lepas pantai.

Di samping itu, Inggris juga akan menjadi tuan rumah dari pelaksanaan Konferensi UNFCCC (United Nations Framework Convention on Climate Change). Presiden Tsai pun berharap agar Taiwan dapat diikutsertakan dalam konferensi tersebut.

Kepala Negara menekankan, kedua belah pihak juga telah memperluas kerja sama di sektor pengendalian epidemi pada tahun ini. Taiwan juga menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan Inggris terhadap partisipasi Taiwan dalam KTT Aliansi Vaksin GAVI.

Presiden Tsai berharap bahwa kerja sama antar Taiwan dengan Inggris dapat memberikan sumbangsih berarti, guna mengatasi tantangan di era pasca pandemi pada masa mendatang.

Komentar

Terbarumore