CECC Kembali Menangguhkan Pengiriman PMI dari 6 PJTKI

  • 01 December, 2020
  • 尤繼富
CECC Kembali Menangguhkan Pengiriman PMI dari 6 PJTKI

(Taiwan, ROC) --- Guna menekan angka penularan COVID-19 yang akhir-akhir ini kian meresahkan, Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC) kembali mengumumkan untuk menangguhkan sementara pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari 6 Penyalur Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI). Dengan demikian, hingga hari ini telah ada 14 PJTKI yang masuk ke dalam daftar larangan penerbangan.

Larangan yang diumumkan pada Senin malam (30/11) juga termasuk mereka (PMI) yang telah memperoleh visa kedatangan.

CECC merilis pengumuman tersebut, di tengah memanasnya situasi penularan COVID-19 di Indonesia yang dicemaskan dapat berdampak pada kondisi penanggulangan pandemi di Taiwan. Mengingat Taiwan dengan Indonesia memiliki jalinan erat, terutama dalam perekrutan Pekerja Migran Asing (PMA).

Keenam PJTKI yang kembali masuk dalam daftar larangan terbang CECC adalah:

  1. PT. Arni Family
  2. PT. Brata Karya Indonesia
  3. PT. Citra Putra Indarab
  4. PT. Dewi Pengayom Bangsa
  5. PT. Mulia Laksana Sejahtera
  6. PT. Pelita Karya Juhari

CECC melanjutkan, hingga saat ini pihaknya telah menangguhkan sementara pengiriman PMI dari 14 PJTKI yang ada. Dengan demikian, PMI yang terdaftar dalam 14 PJTKI tersebut, tidak dapat memperoleh visa izin kedatangan Republik Tiongkok (ROC).

CECC menambahkan, jumlah PMI yang dikonfirmasi terpapar COVID-19 terus mengalami peningkatan belakangan ini. Terhitung tanggal 20 November 2020, pihak CECC juga telah mewajibkan seluruh PMI yang akan memasuki Taiwan, untuk menjalani karantina di tempat isolasi terpusat.

Komentar

Terbarumore