CIER: 3 Alasan Kenaikan PMI dan NMI November

  • 01 December, 2020
  • 尤繼富
CIER: 3 Alasan Kenaikan PMI dan NMI November

(Taiwan, ROC) -- Institut Penelitian Ekonomi Chung Hua (CIER) hari Selasa (1/12) mengumumkan Indek Pembelian Manager (Purchasing Manager’s Index/PMI) Taiwan untuk November yang melanjutkan kenaikan sebesar 1,9% menjadi 61,2% merupakan perkembangan paling pesat sejak Maret 2017. Sedangkan Non-Manufactoring Index (NMI) juga kembali pulih 0,4% menjadi 53,8%. CIER menganalisis, dengan berakhirnya pemilu di Amerika Serikat, perkembangan dari vaksin COVID-19 dan bulan November merupakan musim ramai di Eropa dan Amerika Serikat sehingga menggerakkan kedua indeks ini.

Institut Penelitian Ekonomi Chung Hua (CIER) pada tanggal 1 Desember 2020 mengumumkan PMI Taiwan bulan November yang terus melanjutkan pengembangan selama 5 bulan terakhir dengan menunjukkan kenaikan sebesar 1,9% menjadi 61,2%, merupakan pergerakan tercepat sejak Maret 2017. Unutk NMI juga melanjutkan pemulihan selama 2 bulan terakhir dengan kenaikan indeks sebesar 0,4% menjadi 53,8% merupakan pengembangan selama 6 bulan berturut.

Ketua CIER, Chang Chuang-chang (張傳章) menganalisis, berakhirnya pemilu presiden Amerika Serikat, perkembangan vaksin COVID-19 dan bulan November adalah musim ramai di Eropa dan Amerika Serikat sehingga pabrik dan perusahaan tidak lagi terlalu khawatir seperti sebelumnya, membuat kedua indeks ini terus naik.

Ketua CIER, Chang Chuang-chang (張傳章) mengatakan, “Hasil akhir dari pemilu Amerika Serikat telah ditetapkan, unsur tidak pasti telah berkurang banyak, yang kedua adalah adanya perkembangan vaksin dari pabrik Amerika Serikat Pfizer sehingga kabar ini memberikan dampak positif. Yang ketiga adalah bulan Nopember merupakan bulan ramai belanja di Eropa dan Amerika Serikat.”

Berhubung dengan tingkat optimis dari pengusaha meningkat dibandingkan sebelumnya, berkurangnya unsur tidak pasti, tetapi masih terdapat keraguan terhadap penyediaan vaksin, timbulnya gelombang kedua epidemi di Eropa dan Amerika serta perang dagang antara Amerika Serikat dan Daratan Tiongkok, untuk itu masih perlu terus mengamati perkembangan yang ada.

Komentar

Terbarumore