CECC Pertimbangkan Mengurangi Kuota Impor PMI untuk Mengatasi Gelombang Kenaikan Kasus Positif Impor Covid-19 di Taiwan

  • 30 November, 2020
  • 陳志勇
CECC Pertimbangkan Mengurangi Kuota Impor PMI untuk Mengatasi Gelombang Kenaikan Kasus Positif Impor Covid-19 di Taiwan

(Taiwan, ROC) - Jumlah kasus positif impor Covid-19 di Taiwan mencatat peningkatan signifikan dalam beberapa hari terakhir, mayoritas adalah pekerja migran asing (PMA) yang datang untuk bekerja di Taiwan, terutama yang berasal dari Indonesia.

Hari Senin, 30 November, Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC) kembali melaporkan penambahan 24 kasus positif, semuanya kasus impor dan kebanyakan adalah pekerja migran Indonesia (PMI), yang membawa total kasus di Taiwan menjadi 675.

Akibat kecenderungan ini, CECC sekarang mempertimbangkan apakah akan untuk sementara mengurangi kuota impor pekerja migran Indonesia (PMI), yang dianggap bisa secara efektif dan dalam waktu paling pendek mengatasi gelombang peningkatan ini.

Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Kesehatan merangkap Komandan CECC Chen Shih-chung (陳時中) saat menghadiri sidang interpelasi di Yuan Legislatif, dan menjawab pertanyaan legislator partai Kuomintang (KMT) perihal terus meningkatnya kasus impor di antara PMA yang kebanyakan asimtomatik saat memasuki Taiwan tapi terdiagnosis positif pada masa karantina mandiri 14 hari.

Chen Shih-chung mengatakan, "Kami sedang mempertimbangkan untuk mengurangi kuota PMI. Pelaksaan (strategi ini) akan dipromosikan secepat mungkin, tapi sebelumnya akan meminta Kementerian Ketenagakerjaan untuk menyelesaikan evaluasi perihal jumlah yang akan diizinkan."

Menurut jadwal, CECC akan menggelar konferensi pers Senin sore untuk mengumumkan detail tentang ke 24 kasus positif hari ini, dan mungkin juga akan membeberkan kebijakan pengendalian sementara yang akan diberlakukan.

Komentar

Terbarumore