Chen Shih-chung: Telah Menandatangani Program Pembelian Vaksin COVID-19 dan Pembayaran Uang Muka

  • 21 November, 2020
  • 譚雲福
Chen Shih-chung: Telah Menandatangani Program Pembelian Vaksin COVID-19 dan Pembayaran Uang Muka

        (Taiwan, ROC) – Sehubungan dengan pemberitaan penemuan vaksin COVID-19 yang kini tengah memasuki masa uji klinis yang dilakukan oleh berbagai pihak di dunia, Komandan Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC) Chen Shih-chung pada hari Jumat tanggal 20 November malam hari menyampaikan bahwa pihaknya telah memiliki beberapa pilihan akan program pembelian vaksin terkait, selain itu juga menyebutkan jika pihak CECC telah melakukan penandatanganan program pembelian vaksin COVID-19 dengan beberapa perusahaan farmasi yang memproduksi vaksin, dan dalam kurun waktu terdekat akan segera melakukan proses pembayaran uang muka, selain itu juga disebutkan jika uji klinis yang kini tengah dilakukan berada dalam kategori baik dan terkontrol.

        Komandan CECC Chen Shih-chung yang turut menghadiri malam penggalangan dana sosial, usai pemberian kata sambutan dan kegiatan berlangsung, mendapat pertanyaan dari media berkenaan dengan kelanjutan proses pembelian vaksin COVID-19.

        Chen Shih-chung menjelaskan jika belakangan ini banyak perusahaan farmasi internasional yang tengah melakukan uji klinis berkenaan dengan vaksin COVID-19, dan hampir mayoritas memberikan hasil laporan yang memuaskan, diyakini jika kemajuan teknologi yang ada dewasa ini maka akan mampu memberikan sumbangan yang positif dalam hal pengembangan pencegahan penularan pandemi. Namun berkenaan dengan pemberitaan yang beredar belakangan ini, bahwa Taiwan tidak bermaksud membeli vaksin apapun, Chen Shih-chung menjelaskan jika Taiwan sebenarnya telah memiliki beberapa pilihan untuk perusahaan farmasi yang memproduksi vaksin. Hal ini dapat dibuktikan dengan keikutsertaan Taiwan dalam penandatanganan kerjasama dengan platform pembelian vaksin, Covax, sehingga baik vaksin yang diproduksi oleh AstraZeneca, BNT, Sanofi, semuanya berkemungkinan akan dipilih oleh Taiwan. Namun berkenaan dengan masalah harga beli, waktu pembelian, setiap kali pemberian suntikan vaksin harus dilakukan sebanyak dua kali, sehingga hal inilah yang menyebabkan tugas vaksinasi menjadi lebih sulit dan berat.

Komentar

Terbarumore