"KTT Pertukaran Taiwan-Jepang" Digelar di Prefektur Ishikawa Hari ini

  • 27 October, 2020
  • 尤繼富

(Taiwan, ROC) --- Kegiatan akbar "KTT Pertukaran Taiwan-Jepang" yang diprakarsai oleh anggota parlemen Negeri Sakura, kembali digelar pada tanggal 26 Oktober 2020 di Kota Kaga Prefektur Ishikawa.

Dalam KTT keenam tahun ini, juga sempat dibacakan "Deklarasi Kaga", dan secara perdana mempromosikan pembentukan mekanisme "Hukum Dasar Pertukaran Jepang-Taiwan".

Mekanisme tersebut diharapkan dapat menjadi platform bagi perkembangan hubungan diplomatik dan keamanan kedua negara.

Dikarenakan masih memanasnya pandemi COVID-19, membuat perwakilan Taiwan tidak dapat menghadiri pertemuan tersebut. Namun demikian, anggota dewan setempat dan beberapa petinggi Taiwan menyempatkan untuk menghadiri kegiatan KTT. Diperkirakan ada sekitar 300 orang hadir dalam acara yang digelar di Kota Kaga tersebut.

Melalui rekaman video, Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) dan Wakil Presiden William Lai (賴清德) mengirimkan ucapan selamat mereka. Di samping itu, beberapa petinggi Taiwan pun mengirimkan ucapan serupa; meliputi Walikota Taoyuan Cheng Wen-tsan (鄭文燦), Walikota Tainan Huang Wei-cher (黃偉哲) dan Walikota Kaohsiung Chen Chi-mai (陳其邁).

KTT tersebut juga dihadiri langsung oleh tokoh-tokoh politik lainnya, meliputi Perwakilan ROC untuk Jepang - Frank Hsieh (謝長廷), Wakil Perwakilan Tsai Ming-yao (蔡明耀), Pimpinan Konsuler Osaka Lee Shyh-bing (李世丙) dan Gubernur Prefektur Ishikawa Masanori Tanimoto.

"Deklarasi KAga" yang dibacakan dalam KTT tahun ini bertumpu pada 3 poin utama. Pertama, otoritas Negeri Matahari Terbit sudah seharusnya merumuskan mekanisme "Hukum Dasar Pertukaran Jepang-Taiwan", guna mempromosikan hubungan diplomatik dan keamanan kedua negara.

Kedua, Jepang harus lebih aktif lagi dalam mempromosikan partisipasi Taiwan dalam WHO, mengingat Taiwan memiliki prestasi mumpuni dalam menanggulangi penyebaran pandemi kali ini.

Ketiga, Jepang juga sudah seharusnya mendukung Taiwan untuk bergabung dalam kerangka "Perjanjian Komprehensif dan Progresif untuk Kemitraan Trans-Pasifik (CPTPP)".

Dalam pidatonya, Frank Hsieh mengucapkan terima kasih sedalam-dalamnya atas rutinnya digelar kegitan KTT ini setiap tahunnya.

Sebelumnya, "Deklarasi Toyama" juga dirilis dalam perhelatan KTT tahun lalu, yang menekankan akan dukungan otoritas Jepang atas partisipasi Taiwan di WHO.

Frank Hsieh menambahkan, pihaknya berharap bahwa dukungan serupa tidak akan pernah putus, apalagi Jepang akan menjadi tuan rumah pertemuan CPTPP tahun mendatang.

Frank Hsieh berharap Jepang dapat membantu Taiwan untuk diikutsertakan dalam kegiatan terebut, sehingga kedua negara dapat bekerja sama memulihkan perekonomian negara anggota di era pasca-pandemi.

Komentar

Terbarumore