Taiwan Menyumbangkan 100.000 Masker Bedah kepada Masyarakat Yazidi di Irak

  • 19 October, 2020
  • 陳志勇
Taiwan Menyumbangkan 100.000 Masker Bedah kepada Masyarakat Yazidi di Irak

(Taiwan, ROC) - Taiwan telah menyumbangkan 100.000 masker bedah kepada masyarakat Yazidi di Sinjar, Irak utara, melalui organisasi nirlaba internasional, untuk membantu tanggapan Covid-19 di sana

Menurut keterangan yang dirilis Kementerian Luar Negeri (MOFA), Minggu, 18 Oktober, masker tersebut dikirim ke Yazidi dengan bantuan dari organisasi Nadia's Initiative, sebuab organisasi yang mengadvokasi korban kekerasan seksual dan bertujuan membangun kembali komunitas yang dihancurkan oleh Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

"Covid-19 tidak mendiskriminasi. Semua komunitas harus dilibatkan dalam tanggapan global terhadap pandemi," kata MOFA di akun Twitter resminya, setelah kantor perwakilan Taiwan di Amerika Serikat menyerahkan masker medis tersebut kepada Nadia's Initiative.

Sebagai tanggapan, Inisiatif Nadia men-tweet Jumat lalu bahwa "Selama pandemi, NI telah menggandakan upayanya untuk memperkuat sistem perawatan kesehatan dan menyediakan sumber daya penting bagi keluarga di Sinjar. Berkat dukungan murah hati dari @TECRO_USA dan @MOFA_Taiwan, NI mendistribusikan 100.000 masker untuk keluarga dan pekerja penting."

Pada tahun 2014, militan ISIS melancarkan serangan terhadap komunitas Yazidi di Sinjar, menculik ribuan wanita Yazidi dan menahan mereka sebagai budak seksual, termasuk Nadia Murad.

Murad yang akhirnya selamat, bersama dengan ginekolog Kongo Denis Mukwege, dianugerahi Hadiah Nobel  untuk Perdamaian 2018 atas "upaya mengakhiri penggunaan kekerasan seksual sebagai senjata perang dan konflik bersenjata."

Tahun lalu, kantor perwakilan Taiwan di Washington juga pernah menyumbangkan US$500.000 untuk membantu para pengungsi di Irak dan Suriah. Pada saat itu, Murad menyerahkan sertifikat terima kasih kepada Taiwan, yang diterima oleh perwakilan AS Stanley Kao (高碩泰) pada sebuah acara di Institut Perdamaian Amerika Serikat.

Komentar

Terbarumore