Pesawat Pengebom Milik Amerika Terlihat Terbang Menuju Taiwan

  • 26 September, 2020
  • 譚雲福
Pesawat Pengebom Milik Amerika Terlihat Terbang Menuju Taiwan

        (Taiwan, ROC) – Akun Twitter yang kerap mencatat setiap rute perjalanan atau aktivitas pesawat tempur “Aircraft Spots”, pada hari Jumat tanggal 25 September mengunggah sebuah foto, terlihat ada dua buah pesawat pengembom jenis B-1B terbang mengarah menuju Taiwan, dan disertai dengan 2 pesawat pengisi bahan bakar jenis KC-135, terbang menyertai mereka untuk dapat memudahkan pengisian bahan bakar di udara.

        Akun “Aircraft Spots” menjelaskan bahwa pesawat tempur jenis B-1B dengan nama KIMBO11 dan KIMBO 12, lepas landas dari landasan pacu Andersen AFB dari Pulau Guam, terbang menuju arah barat laut, yang berkemungkinan terbang ke laut timur atau mungkin juga laut selatan. Sementara pesawat militer jenis KC-135, yang bertugas untuk memberikan bantuan pengisian bahan bakar di udara, PEARL 11 dan 12, mampu melakukan tugas pengisian bahan bakar pesawat tempur di udara.

        Data catatan perjalanan pesawat tempur yang dimiliki, termasuk selembar foto yang memerlihatkan arah terbang 2 buah pesawat B-1B, yang terlihat bercondong ke arah Taiwan.

        Selain itu, latihan tempur selama 12 hari berturut, prajurit Amerika yang berada di negara Kepulauan Guam di sebelah timur Samudera Pasifik, dan Kepulauan Mauriana, terlihat telah menyelesaikan latihan militer “Valieant Shield”.

        Kapal Induk Amerika U.S. Pasifik Fleet, dalam akun facebooknya, sebelumnya sempat mengunggah foto pesawat pengebom jenis B1-B. Di dalam foto, juga terlihat foto kapal induk USS Ronald Reagan CVN 76 Carrier Strike Group, dan tugas penting kemiliteran lainnya yang tengah berlangsung.

Dalam akun milik satuan kapal induk yang berlayar di Samudera Pasifik, dalam salah satu unggahan foto di laman akun Facebook, dibubuhi dengan tulisan “Kapal tempur pengebom jenis B-1B mulai melakukan penerbangan pada subuh hari, dan latihan tempur tersebut berakhir di wilayah perairan Filipina.

Komentar

Terbarumore