Kanada Menyerah Melanjutkan Pembahasan Kawasan Perdagangan Bebas dengan Daratan Tiongkok

  • 19 September, 2020
  • 譚雲福
Kanada Menyerah Melanjutkan Pembahasan Kawasan Perdagangan Bebas dengan Daratan Tiongkok

        (Taiwan, ROC) – Menteri Luar Negeri Kanada Francois-Philippe Champagne pada hari Jumat tanggal 18 September saat diwawancara oleh media menyampaikan bahwa sehubungan dengan ditangkapnya Pimpinan Huawei Sabrina Meng dan 2 warga Kanada di Daratan Tiongkok menyebabkan perubahan dalam hubungan antar kedua negara. Pihak Kanada memutuskan untuk menyerah dalam melanjutkan diskusi pembahasan kawasan perdagangan bebas dengan pihak Daratan Tiongkok, yang mana sebelumnya juga sempat mengalami ketegangan selama satu tahun terakhir.

        Adapun diskusi pembahasan yang dilakukan oleh pihak Kanada dan Daratan Tiongkok, awalnya adalah berharap dapat menjalin hubungan yang lebih erat lagi di antara kelompok G7, khususnya dengan negara berperekonomian level kedua terbesar di dunia yakni Daratan Tiongkok. Namun diskusi tersebut mengalami pembatalan, khususnya saat masa pemerintahan Perdana Menteri Justin Trudeau.

        Francois-Philippe Champagne yang diwawancarai oleh media Globe and Mail menjelaskan bahwa Daratan Tiongkok tahun 2020 telah berbeda dengan Daratan Tiongkok di tahun 2016.

        Seiring dengan tidak adanya kesepahaman dalam diskusi pembahasan yang dilakukan oleh kedua belah pihak, maka perwakilan dari pihak Francois-Philippe Champagne menyebutkan jika sikap arogan sangat keras yang ditampilkan oleh pihak Daratan Tiongkok, sehingga membuat pihaknya lebih baik bercondong ke arah Amerika, Australia dan Uni Eropa.

        Meskipun terjadinya ketegangan dalam hubungan antara Kanada dan Daratan Tiongkok, namun Daratan Tiongkok masih tetap merupakan mitra kerjasama perdagangan kedua terbesar bagi Kanada, setelah Amerika Serikat. Berdasarkan laporan keuangan yang diluncurkan per Juli 2020, jumlah ekspor Kanada ke Daratan Tiongkok naik 23,6%, dan jumlah impor ke Kanada dari Daratan Tiongkok mengalami peningkatan 13,9%.

Komentar

Terbarumore