close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Festival Film Taiwan – Boston Virtual Berharap Masyarakat dapai Raih Kembali Keindahan yang Hilang

  • 08 August, 2020
  • 譚雲福
Festival Film Taiwan – Boston Virtual   Berharap Masyarakat dapai Raih Kembali Keindahan yang Hilang
Festival Film Taiwan – Boston Virtual Berharap Masyarakat dapai Raih Kembali Keindahan yang Hilang

(Taiwan, ROC) – Festival Film Taiwan – Boston memasuki tahun kedua, dipengaruhi dengan merebaknya virus Corona atau disebut pandemi COVID-19 maka tema tahun ini untuk festival film yang akan berlangsung Agustus hingga akhir tahun adalah “Lost and Found” berharap masyarakat mendapatkan kembali keindahan yang hilang, memulihkan harapan hidup manusia.

Dadaochen yang merupakan film berbahasa Taiyu (Taiwanese) karya sutradara legendaris Taiwan, Xin Qi pada tahun 1967 dengan film “Foolish Bride, Naïve Bridegroom” dan sutradara ternama Liang Xiu-hong, film pendek “Like Father, Like Daughter” pada tahun 2019, dua film ini masing-masing akan ditayangkan dalam festival film pada tanggal 8 Agustus dini hari dan tanggal 9 Agustus tengah malam waktu Taiwan secara virtual.

Film drama komedi “Foolish Bride, Naïve Bridegroom” mendeskripsikan bagaimana sepasang kekasih yang lugu dan lucu menghadapi kendala dari kedua pihak orang tua, akhirnya mereka dapat menyelesaikan semua kesulitan yang dihadapi, kebahagian berhasil diraih tersirat di penghujung cerita. Kisah film ini berbeda dengan film berbahasa Taiwanese yang pada umumnya mengisahkan kehidupan tragis keluarga, plot film menceritakan sang perempuan dengan kebebasannya mencintai sang pria yang tentu saja sangat langka di era kehidupan yang konservatif pada masa itu.

Plot film pendek “Like Father, Like Daughter” menggunakan 3 bagian cerita dengan latar belakang legalisasi pernikahan LGBT pada tahun 2019, mendeskripsikan kebebasan berpacaran kaum muda milineal, bagaimana sang ayah mendapati anak gadisnya mencintai anak gadis lain. Melalui kedua film ini sutradara ingin menyampaikan makna menghormati era generasi muda melalui kisah kebebasan bercinta hingga kesamaan hak LGBT. 

Setelah penayangan film tersebut, Liang Xiu-hung juga akan mengelar seminar pada pukul 8 pagi tanggal 9 Agustus, untuk berbagi pengalaman pembuatan film ini. Pusat Kebudayaan Taipei di New York, Amerika Serikat melalui press rilis menyampaikan untuk perdana bekerja sama dengan Festifal Taiwan – Boston, tema film-film yang menjadi pilihan cukup bervariasi, tema penayangan film setiap bulannya akan disesuaikan dengan musim yang berlangsung yang mana ini juga ingin menunjukkan keragaman film kontemporer Taiwan.

Berdasarkan daftar penayangan film, bulan Agustus yang merupakan bulan Father’s Day sehingga menayangkan film yang bertema hubungan dan cinta yang begitu mendalam antara seorang ayah dengan anak gadisnya. Bulan September di mana hadir World Alzheimer’s Day maka akan menayangkan film “Dad’s Suit” mendalami masalah perawatan orang yang lanjut usia. Di bulan Oktober menghadirkan film dokumenter “Run for Dream” yang mengisahkan pelari marathon ternama Chen Yan-bo dalam perlombaan 250 km gurun sahara di Moroko dan pada bulan November memilih “Baby Step” merespon parade LGBT Taiwan, membahas masalah pernikahan sesama gender, warisan dan surogasi (ibu pengganti).

Komentar

Terbarumore