Laba Perusahaan Apple Tidak Terpengaruh oleh Pandemi COVID-19

  • 01 August, 2020
  • 譚雲福
Laba Perusahaan Apple Tidak Terpengaruh oleh Pandemi COVID-19

        (Taiwan, ROC) – Perusahaan dunia, Apple, pada hari Kamis tanggal 30 Juli waktu setempat mengumumkan laba pemasukan kwartal sebelumnya bertambah sebanyak 11%, khususnya setelah peluncuran perangkat telepon gengam jenis iPhone SE yang menarik minat banyak konsumen, kestabilan pelayanan yang juga mengalami peningkatan, semua hal ini mampu mendorong perusahaan Apple melewati masa-masa pandemi COVID-19. Selang 6 tahun, perusahaan Apple kembali mengumumkan akan melakukan pembagian saham, sehingga turut memberikan keuntungan bagi para pemain saham skala kecil.

        Merujuk kepada data laporan yang dikeuarkan oleh perusahaan Apple, hingga tanggal 27 Juni, jumlah pemasukan untuk kwartal ke tiga untuk tahun ini mencapai US$ 59,69 milyar, naik 11% jika dibandingkan dengan waktu yang sama di tahun lalu. Setiap saham berhasil mendapatkan keuntungan sebesar US$ 2,58, atau naik sebanyak 18%. Semua angka yang dilaporkan tersebut, juga jauh lebih baik dari yang diprediksikan oleh bursa saham Wallstreet. Semua ini juga menunjukkan kemampuan Apple dalam menghadapi COVID-19.

        Selain perusahaan Apple, hasil perhitungan saham per kwartal dari perusahaan Amazon, Facebook, Google dan juga Alphabet juga telah diumumkan. Karena adanya pandemi COVID-19 yang melanda dunia, maka ke empat perusahaan raksasa yang bergerak dalam bidang teknologi dan internet, mampu meraih keuntungan yang sangat baik di dalam kwartal sebelumnya, dimana hal ini juga turut menaikkan harga saham yang ada.

        Selain laporan yang disebutkan di atas, dewan pengurus perusahaan Apple juga memutuskan akan mengusung program pembagian saham, yang diprediksi akan mulai berlaku pada tanggal 31 Agustus, dan hal ini dianggap sebagai harapan baru bagi para pelaku dan pemain di bursa saham.

        Dalam beberapa waktu terakhir ini, nilai jual saham perusahaan Apple, khususnya pada tanggal 30 Juli berhasil naik 1,2%, dan ditutup pada 384,76 poin, naik sebanyak 31% jika dibandingkan dengan harga pada awal tahun ini, sehingga total nilai perusahaan Apple kini berhasil mencapai angka US$ 1,6 trilyun.

        Melalui penjualan produk telepon gengam iPhone, untuk kwartal sebelumnya telah berhasil mencatat angka sebesar US$ 26,42 milyar, naik 2% untuk indeks tahunan. Sementara pada saat peluncuran produk iPhone SE di bulan April, secara khusus membangkitkan gairah para konsumen yang menggunakan telepon gengam berharga murah untuk segera mengganti telepon gengamnya.

        Adapun kenaikan pertumbuhan yang stabil yang dimiliki oleh perusahaan Apple, pada kwartal sebelumnya berhasil naik sebesar 15%, mencatat angka US$ 13,16 milyar.

Komentar

Terbarumore