Tingkat Pertumbuhan Ekonomi Taiwan Kuartal Kedua lebih Baik dari Korea dan Singapura

  • 01 August, 2020
  • 譚雲福
Tingkat Pertumbuhan Ekonomi Taiwan Kuartal Kedua lebih Baik dari Korea dan Singapura

(Taiwan, ROC) – Direktorat Jenderal Budjet, Akutansi dan Statistik (DGBAS) tanggal 31 Juli mengumumkan statistik perkiraan Pendapatan Nasional untuk kuartal kedua 2020, dipengaruhi dengan hantaman dari pandemi COVID-19, tingkat pertumbuhan ekonomi kuartal kedua tahun 2020 ini mengalami penurunan 0,73% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, yang mana ini berarti mengakhiri pertumbuhan selama 16 kuartal sebelumnya dan menjadi kuartal dengan tingkat yang paling buruk keempat sejak tahun 2009, tetapi angka ini masih lebih unggul jika dibandingkan dengan Hongkong, Korea Selatan dan Singapura.

DGBAS pada tanggal 31 Juli 2020 mengumumkan estimasi Pendapatan Nasional kuartal kedua 2020, yang memperlihatkan tingkat pertumbuhan ekonomi berkurang 0,73% dibandingkan dengan kuartal yang sama tahun sebelumnya, dan menjadi tingkat pertumbuhan minus pertama selama 17 kuartal terakhir yaitu sejak kuartal kedua tahun 2016. Berkurang 0,123 dibandingkan perkiraan bulan Mei kemarin yang sebesar 0,5%, merupakan kuartal keempat yang paling buruk sejak tahun 2009. Dihitung dari kuartal kesatu, tingkat pertumbuhan ekonomi untuk paruh tahun pertama 0,41% jika angka perkiraan tidak berubah maka tingkat pertumbuhan ekonomi tahunan akan mengalami resivi turun menjadi 1,36%.

DGBAS menganalisa, dipengaruhi dengan hantaman pandemi COVID-19, jumlah wisatawan yang datang ke Taiwan untuk kuartal kedua hanya 13.300 orang, mengalami penurunan drastis 99,57% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yaitu sebesar 3,07 juta orang sehingga devisa dari sektor pariwisata berkurang.

Pada kebutuhan dalam negeri, tingkat konsumsi tahunan nasional untuk kuartal kedua berkurang 5,13% angka ini menunjukkan penurunan paling besar, tetapi sehubungan dengan masyarakat tidak dapat ke luar negeri sehingga jumlah konsumen dalam negeri mengalami peningkatan, dan dapat mengurangi kemerosotan konsumsi nasional. Sedangkan untuk investasi, yang mendapatkan keuntungan penambahan investasi adalah mesin – peralatan dan kontruksi dengan peningkatan tahunan sebesar 9,56% memperlihatkan prestasi yang lebih baik dari yang diharapkan.

DGBAS juga mengemukakan, tingkat pertumbuhan ekonomi kuartal kedua Hongkong mengalami penurunan 9% dari tingkat pertumbuhan tahunan, Korea Selatan berkurang 2,9%, Singapura menurun 12,6% jika dibandingkan fluktuasi penurunan yang dialami Taiwan jauh lebih kecil, alasan utamanya adalah keberhasilan dari pencegahan pandemi di Taiwan, lingkup pengendalian domestik yang kecil sehingga pengaruhnya juga tidak besar.

Komentar

Terbarumore