Anggota Parlemen AS Himbau Perlonggar Pembatasan Pembinaan Hubungan Taiwan-AS

  • 29 July, 2020
  • 鄭蕙玲
Jubir Kemenlu Joanne Ou

(Taiwan, ROC) Anggota parlemen AS, Tom Tiffany dalam rapat dewan perwakilan mengusulkan “program pengucuran dana kemenhan” agar dapat dilakukan revisi, meminta agar Kemenhan sebaiknya tidak memasukkan anggaran ini sebagai cakupan implementasi pedoman pembinaan hubungan dengan Taiwan.

Jubir Kemenlu Joanne Ou pada hari Rabu ini (29/7) mengatakan, di masa jangka panjang pihak AS menyampaikan kepada Yuan Legislatif atau menyurati secara resmi, menyatakan sikap bersahabat dalam pembinaan hubungan Taiwan-AS, Kemenlu mengapresiasi anggota parleman AS yang mengadopsi sikap bersahabat dalam membina kerjasama di berbagai sektor, mendukung agar instansi pemerintah AS lebih lanjut melonggarkan pembatasan dalam pembinaan hubungan Taiwan-AS, dan Kemenlu juga akan terus memonitor perkembangan program-program yang direvisi.

Juru Bicara Kemenlu Joanne Ou mengatakan, “Pihak pemerintah Taiwan akan terus bersikap prgamatis, melakukan komunikasi erat dengan pihak Amerika, dan berlandaskan dari semua dasar baik yang telah dipupuk, akan memperdalam kemitraan kerjasama global yang dibina Taiwan-Amerika Serikat.”

Sebelum anggota parlemen AS, Tom Tiffany mengusulkan revisi ini, anggota parlemen komite luar negeri Michael McCaul, anggota kongres Guy Reschenthaler, Ketua Congressional Taiwan Caucus Mario Diaz-Balart, total ada 27 anggota kongres pada bulan Mei lalu menyurati Menlu AS, Mike Pompeo dan menghimbay agar dapat melonggarkan pembatasan yang terkait dengan pembinaan hubungan Taiwan-AS.

Dalam petisi yang ditandatangani oleh anggota kongres menyampaikan, Taiwan Travel Act yang menegaskan AS mendukung pejabat pemerintah untuk setiap instansi untuk melakukan kunjungan ke Taiwan, melakukan pertemuan dengan pejabat pemerintah Taiwan, sehubungan dengan lintas parpol ini, sementara ini segala pembatasan dari pemerintahan AS tidak konsisten dengan prinsip-prinsip yang ada, lagipula bukan hukum hubungan Taiwan atau kebijakan AS yang relevan.

Komentar

Terbarumore