NHI Berencana Meningkatkan Biaya Pemeriksaan Kesehatan yang Harus Ditanggung Pengguna

  • 23 July, 2020
  • 尤繼富
NHI Berencana Meningkatkan Biaya Pemeriksaan Kesehatan yang Harus Ditanggung Pengguna

(Taiwan, ROC) --- Kesenjangan finansial Asuransi Kesehatan Nasional semakin lebar. Hal ini dicemaskan akan menimbulkan krisis keuangan. Direktur Pusat Asuransi Kesehatan (NHI) yang berada di bawah naungan Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan (MOHW), Li Bo-zhang (李伯璋) menyampaikan, pihaknya tengah mencanangkan klasifikasi biaya asuransi. Di samping itu, mereka juga mempertimbangkan untuk menerapkan prosedur pembagian beban biaya yang harus ditanggung oleh setiap individu, yang hendak menjalani pemeriksaan kesehatan. Askes direncanakan akan mengadopsi pembatasan kuota atau menetapkan rasio tetap. Untuk rencana awal, besar biaya yang akan ditanggung setiap orang adalah sebesar NT$ 3.500.

Pada tahun 2016, Dewan Pusat Asuransi Kesehatan Nasional menyampaikan, rasio askes menurun menjadi 4,69% dari yang semula adalah 4,91%. Dan untuk premi tambahan juga menurun menjadi 1,91% dari yang semula 2%. Situasi defisit harus terjadi pada tahun berikutnya dan dikabarkan terus memburuk.

Finansial asuransi kesehatan harus terus mengalami kesenjangan sebesar NT$ 20 miliar per tahun. Pada tahun lalu, jumlah kerugian dilaporkan mencapai NT$ 33,7 miliar. Dan pada kuartal pertama tahun 2020, jumlah kerugian telah mencapai NT$ 7,5 miliar.

Baru-baru ini, beredar kabar bahwa MOHW telah melaporkan perencanaan penetapan tarif asuransi kesehatan terbaru kepada pihak Yuan Eksekutif.

Untuk kategori produk obat-obatan, beban biaya yang ditanggung oleh pihak askes rencananya akan meningkat menjadi NT$ 300 hingga NT$ 500, dari yang semula hanya NT$ 200. Untuk kategori pengambilan resep bagi penyakit kronis yang sifatnya berkelanjutan, batas biaya yang ditanggung adalah sebesar NT$ 200. Di saat yang sama, pihaknya akan kembali mengaktifkan prosedur pembagian beban biaya sebesar 20% bagi mereka yang ingin menjalani proses "medical check-up", dengan batas maksimal NT$ 300 hingga NT$ 500 per 1 kali pemeriksaan.

Untuk memenuhi anggaran pembiayaan di atas, askes nasional direncanakan akan menetapkan biaya tanggungan bagi para pengguna sebesar NT$ 3.500 per tahun.

Saat menerima wawancara, Li Bo-zhang menekankan jika premi asuransi kesehatan tahunan tidak mampu memenuhi seluruh kebutuhan yang ada. Di samping itu, skala finansial terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Di tengah tidak meningkatnya jumlah pendapatan yang diterima pihak askes, akan semakin memperburuk kesenjangan yang ada. Oleh karena itu, pihaknya dalam beberapa tahun terakhir terus mempertimbangkan kemungkinan untuk menetapkan prosedur penetapan biaya yang harus ditanggung oleh sang pengguna.

Hal tersebut dilakukan guna untuk mencegah terjadinya pemborosan, salah satunya adalah dengan menyesuaikan komposisi obat, pemberian resep bagi penderita penyakit kronis dan pemeriksaan kesehatan (medical check-up) di bagian tubuh tertentu.

Li Bo-zhang melanjutkan, saat ini untuk kategori konsumsi obat-obatan, batas maksimum yang dikenalan oleh kepada pasien adalah NT$ 200. Selama dokter memberikan resep obat yang nilainya melebihi NT$ 1.000, maka jumlah biaya yang wajib dibayar oleh sang pasien tersebut maksimal NT$ 200. Namun sayangnya, ada sebagian warga yang mengambil obat tetapi tidak mengonsumsinya hingga usai. Hal tersebut dicemaskan akan membuat obat tersebut terbuang sia-sia.

Komentar

Terbarumore