Taiwan Menempatkan Kembali Kantor Perwakilan di Guam

  • 03 July, 2020
  • 譚雲福
Taiwan Menempatkan Kembali Kantor Perwakilan di Guam

        (Taiwan, ROC) – Kementerian Luar Negeri atau MOFA pada hari Jumat tanggal 3 Juli mengumumkan akan membuka kembali kantor perwakilan di pulau Guam, yang juga merupakan salah satu pulau milik Amerika. Adapun Kantor Perwakilan Ekonomi dan Budaya Taiwan di Guam, kini tengah berada dalam kondisi restrukturasi dan rekoordinasi kembali. Pihak MOFA menjelaskan dengan mempertimbangkan peningkatan dana anggaran sejak tahun 2018, peningkatan hubungan kerjasama antara Taiwan dan Amerika sebagai mitra partner dunia, dan juga sekaligus menjaga kepentingan strategi perang yang ada di kawasan Samudra Pasifik, maka diputuskan untuk membuka kembali kantor perwakilan di Guam.

        MOFA menyebutkan jika kantor perwakilan yang ada di Guam dihentikan pengoperasiaannya sejak tahun 2017, hal tersebut dikarenakan adanya pertimbangan menstabilkan dana anggaran dan juga jumlah sumber daya manusia yang ada.

        MOFA memaparkan jika keputusan untuk membuka kembali kantor perwakilan di Guam, juga dikarenakan adanya hubungan kerjasama dan interaksi perekonomian secara global di kawasan Samudra Pasifik, memperdalam hubungan antara Taiwan dengan negara-negara sahabat di kawasan Samudra Pasifik, memperbanyak interaksi pertukaran, mengefisienkan interaksi pertukaran bidang SDM, memudahkan pelayanan bagi para pengusaha Taiwan, memberikan bantuan yang sekiranya diperlukan dalam hal pelayanan bagi warga negara Taiwan saat melakukan kegiatan wisata di kawasan setempat. Pembukaan kembali kantor perwakilan tersebut juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah setempat.

        MOFA menjelaskan kelak di kedepannya akan ada 3 kantor perwakilan Taiwan di seluruh kawasan bagian Amerika, termasuk di antaranya Washington, New York, Boston, San Francisco, Los Angeles, Atlanta, Seattle, Houston, Chicago, Hawaii, Denver, Miami dan Guam. Dengan demikian, diharapkan akan mampu meningkatkan hubungan perdagangan, pariwisata dan pertukaran pendidikan.

Komentar

Terbarumore