Presiden Tsai Ing-wen: Kantor Pertukaran Taiwan-Hong Kong Resmi Berlaku 1 Juli 2020

  • 30 June, 2020
  • 曾秀情
Presiden Tsai Ing-wen: Kantor Pertukaran Taiwan-Hong Kong Resmi Berlaku 1 Juli 2020

(Taiwan, ROC) --- Media Hong Kong melaporkan, Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional Republik Rakyat Tiongkok telah meloloskan Draf Undang-Undang Keamanan Nasional Hong Kong. Draf tersebut diloloskan pada tanggal 30 Juni 2020 dan akan efektif berlaku semenjak tanggal 1 Juli 2020.

Saat ditemui dalam acara peresmian jaringan 5G Chunghwa Telecom, Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) menyampaikan kekecewannya terhadap keputusan RRT. Negeri Tirai Bambu  sebelumnya pernah berjanji untuk tidak mengubah tatanan pemerintahan Hong Kong selama 50 tahun lamanya. Dengan berlakunya UU tersebut, jelas memperlihatkan gagalnya mekanisme “Satu Negara Dua Sistem”.

Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Otoritas RRT sebelumnya pernah berjanji untuk tidak merubah tatanan pemerintahah Hong Kong selama 50 tahun. Dengan diberlakukannya UU ini, akan menyakiti kepercayaan warga Hong Kong. Kita tidak bisa percaya dengan janji yang diumbarkan oleh RRT. Hal ini tentu membuat kita kecewa, yang juga memperlihatkan gagalnya mekanisme “Satu Negara Dua Sistem”.”

Juru bicara Yuan Eksekutif, Ting Yi-ming (丁怡銘) menyampaikan, undang-undang ini jelas merusak kebebasan, Hak Asasi Manusia dan kestabilan pembangunan di Hong Kong. Pemerintah jelas mengutuk keras dan menegaskan kembali dukungan kepada warga Hong Kong yang hingga hari ini terus memperjuangkan nilai demokrasi mereka.

Ting Yi-ming menambahkan, pemerintah akan terus mempedulikan,merespons dan memastikan kepentingan kedua belah pihak, terutama saat menjalin hubungan pertukaran. Dirinya menambahkan, Kantor Pelayanan Pertukaran Taiwan- Hong Kong yang berada di bawah naungan “Program Bantuan Kemanusiaan Hong Kong, akan mulai beroperasi semenjak tanggal 1 Juli 2020 besok.

Melalui jalinan kerja sama tersebut, warga Hong Kong bisa memperoleh dukungan dan bantuan yang layak.

Presiden Tsai Ing-wen berharap warga Hong Kong dapat terus mempertahankan nilai kebebasan, demokrasi dan HAM. Di lain pihak, Taiwan juga akan terus mendukung rakyat Hong Kong untuk mengejar jaminan demokrasi, HAM dan kebebasan.

Komentar

Terbarumore