Per 9 April Naik Bus Umum atau MRT Diwajibkan Kenakan Masker

  • 03 April, 2020
  • 曾秀情
Per 9 April Naik Bus Umum atau MRT Diwajibkan Kenakan Masker

(Taiwan, ROC) – Untuk dapat mengikuti pengarahan yang diberikan oleh Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC), agar dapat menjaga jarak sosial di antara sesama manusia atau social distancing, Pemerintah Kota Taipei pada hari Jumat tanggal 3 April mengumumkan, usai pihaknya melakukan komunikasi dengan Pemerintah Kota New Taipei, dan setelah sistem pembelian masker versi terbaru diluncurkan pada tanggal 9 April, yakni warga dapat membeli 9 lembar per 14 hari, maka akan penumpang yang hendak naik MRT atau bus umum, diwajibkan untuk dapat mengenakan masker. Wakil Walikota Taipei Huang Shan-shan menyampaikan bahwa saat ini masker masih belum dapat dibeli secara umum di pasaran. Ia beranggapan bahwa kondisi terbaik adalah setiap orang setiap hari satu lembar masker, dan peraturan pengenaan masker bagi penumpang saat hendak menggunakan moda transportasi umum, barulah lebih rasional. Selain itu, terkait masalah pelanggaran dan hukuman yang akan dikenakan, masih harus menunggu instruksi serta eksekusi akhir dari pusat.

Pandemi COVID-19 yang kini terus merebak, pihak CECC telah memberlakukan program penjagaan jarak sosial antar manusia, baik yang berada di dalam maupun di luar ruangan. Pihak Kementrian Transportasi juga telah mengumumkan jika mulai bulan April, seluruh penumpang moda transportasi jenis kereta api maupun kereta THSR, diwajibkan mengenakan masker.

Sehubungan dengan hal ini, Walikota Taipei Ko Wen-je pada hari Jumat tanggal 3 April usai memimpin rapat pencegahan pandemic, meminta Wakil Walikota Huang Shan-shan untuk menggelar jumpa pers dan memberikan pengumuman terkait pengnaan masker saat hendak naik moda transportasi jenis MRT dan bus umum. Pada waktu yang bersamaan, Huang Shan-shan juga menjelaskan berdasarkan kepada lingkungan tempat tinggal yang ada pada ke dua pihak kota, yakni Taipei dan New Taipei, maka tugas pencegahan pandemi COVID-19 harus dilakukan bersamaan, sehingga peraturan terkait juga akan dikomunikasikan terlebih dahulu dengan pemerintah kota New Taipei. Oleh sebab itu, peraturan untuk mengenakan masker saat naik moda transportasi umum, baru akan diberlakukan ketat per tanggal 9 April setelah sistem pembelian 9 lembar masker per 14 hari diluncurkan.

Saat ditanya berkenaan dengan jika ada yang tidak mengikuti peraturan pengenaan masker saat naik moda transportasi umum, apakah akan diberikan hukuman atau boleh menolak mengenakannya? Huang Shan-chan menjelaskan jika kondisi yang terbaik adalah setiap orang memiliki kuota satu lembar masker setiap harinya, barulah diusung peraturan pengenaan masker saat naik moda transportasi umum, sehingga lebih masuk akal dan rasional. Setelah kondisi demikian dapat tercapai, maka pemerintah daerah akan mulai memberikan sosialisasi dan imbauan terlebih dahulu kepada para penumpang. Akan tetapi jika saat pemberlakukan peraturan dilaksanakan, dan menimbulkan masalah, maka masih harus menunggu espon dan jawaban atau keputusan dari pihak pemerintah pusat.

Selain itu, Huang Shan-shan menyebutkan seiring dengan semakin banyaknya jumlah kasus positif terinfeksi yang berasal dari luar negeri, khususnya bagi warga yang baru pulang dari Amerika dan Inggris, kota Taipei merupakan kota dengan jumlah kasus positif terinfeksi terbanyak dibandingkan yang lainnya, maka dirinya mengimbau pemerintah pusat dapat membatasi jumlah warga yang hendak pulang dari Eropa atau Amerika ke Taiwan. Jika ditemukan tidak dapat dibatasi, maka setidaknya harus melakukan isolasi terpadu atau dilokasikan tinggal bersama di dalam gedung khusus isolasi. Huang Shan-shan menegaskan sebelum pemerintah pusat mengeluarkan pengumuman tentang diwajibkannya pendatang yang tiba di Taiwan harus masuk ke dalam gedung khusus isolasi, pemerintah kota Taipei telah berinisiatif menyediakan gedung hotel untuk dijadikan sebagai gedung khusus isolasi. Selain itu juga akan menyediakan pusat konsultasi dan kepedulian bagi gedung khusus isolasi , dengan meminta para perawat pensiunan untuk dapat memberikan bantuan pelayanan kepada warga masyarakat.

Komentar

Terbarumore