Chen Ming-tong: Kendala Penjemputan Warga di Wuhan Yakni Beda Pandangan Dalam Pencegahan Epidemi

  • 30 March, 2020
  • 鄭蕙玲
Kepala MAC, Chen Ming-tong

(Taiwan, ROC) Pandemi COVID-19 semakin mengganas, masih ada sebagian warga Taiwan yang berada di Provinsi Hubei, Daratan Tiongkok, pihak Taiwan melanjutkan misi penjemputan dengan pesawat carteran maskapai China Airlines pada tanggal 29 Maret malam hari dari bandara internasional Pudong, Shanghai total 153 penumpang, pada hari Senin ini (30/3) malam hari masih ada 1 pesawat yang akan mendarat di Taiwan.

Komite dalam negeri, Yuan Legislatif pada hari Senin ini mengatur Kepala Kantor Urusan Daratan Tiongkok(MAC) Chen Ming-tong(陳明通) memberikan penjelasan kepada publik mengenai proses penjemputan warga Taiwan di Wuhan, Chen Ming-tong menekankan, penjemputan terbagi atas 2 pesawat yakni tanggal 29 Maret dan 30 Maret dengan pesawat yang dirujuk, berbeda dengan pesawat carteran penjemputan di Wuhan, Chen Ming-tong berterima kasih kepada pengusaha Taiwan di Daratan Tiongkok dan instansi pemerintah Daratan Tiongkok terkait yang telah memberikan bantuan agar warga Taiwan yang tertinggal di sana dapat kembali ke Taiwan dengan selamat.

Kepala MAC Chen Ming-tong mengemukakan, ada penjemputan dilakukan di Wuhan 2 kali dan pesawat rujukan atas negosiasi dari kedua belah pihak pada tanggal 29-30 Maret menjemput warga Taiwan, masih ada lebih dari 400 warga Taiwan yang tertinggal di Hubei. Chen mengemukakan, dikarenakan pada tanggal 8 April Wuhan baru membuka kuncitara, maka mengadopsi pesawat carteran untuk menjemput warga Taiwan di Wuhan, namun sebelumnya perlu melakukan pembahasan lintas selat; Berkaitan dengan warga Taiwan lainnya yang berada di luar provinsi Hubei, atas kerjasama dengan Daratan Tiongkok, mengadopsi pesawat rujukan untuk menjemput warga Taiwan. Hingga saat ini Taiwan terus melakukan pembahasan dengan Daratan Tiongkok dalam urusan pesawat carteran, kendala terbesar dalam pembahasan adalah kognisi pencegahan epidemi antar kedua belah pihak memiliki perbedaan.

Kepala MAC Chen Ming-tong mengatakan, “Mengenai Wuhan, jika mengharapkan kembali sebelum 8 April, dalam kondisi demikian perlu melakukan negosiasi, pada tanggal 8 April Wuhan mulai membuka kembali kuncitara, pesawat domestik sudah mulai aktif kembali, namun Hongkong Makau dan Beijing belum dapat mendarat ke Wuhan, dalam hal ini masih ada perubahan, sementara warga Taiwan di Wuhan yang ingin pulang, maka pihak kami akan mengupayakan untuk bernegosiasi. Hal yang ingin saya laporkan, dalam pembahasan kendala yang dihadapi adalah perbedaan pandangan tentang pencegahan epidemi.”

Chen Ming-tong memberikan penjelasan, pada mulanya pesawat carteran China Eastern, pihak Taiwan telah mempersiapkan 10.000 perangkat pelindung, Chen Ming-tong menekankan, pada masa tersebut pihak Daratan Tiongkok menyebutkan waktu yang tidak memungkinkan sehingga tidak menerima perlengkapan tersebut, kemudian kedua belah pihak sibuk dengan pembahasan pesawat China Eastern dan China Airlines, dan tidak lagi membahas mengenai perangkat pelindung.

Selain itu, pesawat carteran pada tanggal 29 Maret membawa 153 orang kembali ke Taiwan, namun ada seorang wanita bermarga Ko dikarenakan dokumen yang kedaluwarsa sehingga tidak bisa naik pesawat, Chen Ming-tong mengemukakan, pihaknya masih akan memberikan bantuan, kedua belah pihak terus mengupayakan dan berharap pada tanggal 30 Maret malam hari penumpang tersebut dapat kembali ke Taiwan.

Komentar

Terbarumore