Program Revitalisasi Ekonomi Picu Saham Dow Jones Naik 2.112 Poin

  • 25 March, 2020
  • 譚雲福
Program Revitalisasi Ekonomi Picu Saham Dow Jones Naik 2.112 Poin

        (Taiwan, ROC) – Seiring dengan semakin mengganasnya COVID-19 di berbagai negara di dunia yang turut menyebabkan anjloknya perekonomian global, rencana pemerintah Amerika Serikat meluncurkan program revitalisasi ekonomi senilai US$ 2 trilyun terkuak tanpa disengaja. Hal ini turut memberikan harapan baru dalam bursa saham Amerika pada hari Selasa tanggal 24 Maret waktu setempat, yang mana bursa saham Dow Jones berhasil melesat naik 2.112 poin, mencatat rekor kenaikan tertinggi dalam sejarah per harinya, dengan kenaikan sebesar 11%, dan menjadi nilai terbaik selama 87 tahun terakhir.

        Bursa saham Amerika pada pekan ini dipengaruhi oleh program revitalisasi yang tengah dibahas di dalam parlemen Amerika. Partai Demokrat bersikeras bahwa kebijakan baru yang diluncurkan haruslah mengedepankan kesejahteraan para karyawan, sehingga kebijakan baru sempat tercekal 2 kali dalam rapat di Senat Amerika, yang tentu saja tidak mampu memberikan dampak pengaruh positif terhadap bursa saham Amerika pada tanggal 23 Maret kemarin. Setelah petinggi partai Demokrat melakukan diskusi dengan Gedung Putih pada tanggal 24 Maret, dan berhasil mencapai sebuah kesepahaman dan dukungan positif, maka tentu saja memberikan pengaruh akan kelancaran peluncuran program revitalisasi ekonomi tersebut, dan kemudian berlanjut dengan hasil yang dicapai dalam bursa saham pada hari berikutnya.

        Indeks bursa saham Dow Jones pada menit terakhir berhasil naik sebesar 2.112,98 poin, mencatat kenaikan sebesar 11,36%, dan ditutup pada angka 20.704,91 poin. Bursa saham Standard & Poor's 500 juga berhasil melesat naik sebanyak 209,93 poin, naik sebanyak 9,38% dan ditutup pada 2.447,33 poin. Sementara untuk bursa saham bidang teknologi yakni Nasdaq, berhasil melesat naik sebanyak 557,18 poin, mencatat kenaikan sebesar 8,12% dan ditutup pada angka 7.417,86 poin.

        Bursa saham Dow Jones sejak 3 tahun lalu, selalu berada pada titik rendah dan berupaya untuk melompat naik ke atas, dengan angka bertengger pada nilai 20 ribu poin. Selama 13 hari terakhir ini, bursa saham Dow Jones berhasil naik sebanyak 1.985 poin, dan menjadi angka kenaikan terbesar sejak tahun 1933. Sementara untuk bursa saham Standard & Poor's 500, juga berhasil mencatat angka terbaik sejak Oktober 2008, demikian halnya dengan Nasdaq yang juga mengalami kenaikan tertinggi selama 13 hari terakhir.

        Dari 30 jenis bursa saham Dow Jones, tercatat sebanyak 29 jenis bursa saham yang berwarna merah pertanda naik, sementara untuk bursa saham Standard & Poor's 500, ada 11 jenis bursa yang juga mengalami kenaikan, dengan kenaikan terbaik sebesar 16% antara lain bursa jenis perbankan, industri, material dan usaha publik, sementara untuk teknologi sendiri berhasil mencatat kenaikan sebesar lebih dari 10%.

        Bursa perusahaan Chevron yang bergerak dalam usaha minyak, berhasil naik sebanyak 22,7%, menjadi yang tertinggi dibandingkan dengan yang lainnya, sementara bursa American Express dan Boeing, juga berhasil mencatat kenaikan lebih dari 20%.

        Perusahaan Apple juga mencatat kenaikan lebih dari 10%, berhasil terlepas dari bayang-bayang keterpurukan 11% yang dialaminya selama kurun waktu 4 hari terakhir. Sementara perusahaan Microsoft berhasil naik sebanyak 9,1%, perusahaan Facebook, Google dan induk perusahaannya Alphabet berhasil naik masing-masing di angka 8,7% dan 7,2%.

Komentar

Terbarumore