COVID-19 / Iklim Bisnis Januari 3 Bidang Industri Utama Menurun

  • 25 February, 2020
  • 尤繼富
COVID-19 / Iklim Bisnis Januari 3 Bidang Industri Utama Menurun

(Taiwan, ROC) -- Institut Penelitian Ekonomi Taiwan (Taiwan Institute of Economic Research/TIER) hari Selasa (25/2) mengumumkan indeks iklim Bisnis untuk bulan Januari sebesar 94,16 poin berkurang 2,23 poin dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang juga berarti menghentikan kenaikan selama 2 bulan berturut-turut sebelumnya. Pada bidang industri jasa sebesar 88,63 poin, angka ini mengalami pengurangan sebesar 3,15 poin dibandingkan dengan bulan Desember 2019, sementara untuk bidang industri konstruksi menurun 8,41 poin menjadi 95,03 poin mencatat rekor terendah untuk 5 bulan terakhir.

TIER menganalisis, sehubungan dengan kesepakatan negosiasi tahap pertama antara Amerika Serikat dan Daratan Tiongkok pada bulan Januari sehingga dapat membantu meningkatkan rasa percaya pasar, tetapi dipengaruhi dengan berkurangnya jumlah hari kerja karena adanya liburan tahun baru Imlek di bulan Januari ditambah dengan pengaruh dari wabah COVID-19 sehingga kebutuhan domestik terkait bidang manufaktur menurun, apabila wabah ini masih terus belum dapat terkendali maka akan berdampak lebih besar lagi pada kebutuhan produk terminal. Pada industri jasa, keinginan masyarakat untuk keluar menjadi lebih konservatif ditambah lagi dengan menurun drastisnya wisatawan manca negara yang dalam ke Taiwan serta keinginan berwisata lokal dari masyarakat sehingga pada umumnya industri yang bergerak di bidang pariwisata datar atau bahkan memburuk untuk setengah tahun mendatang.

Pada bagian konstruksi, peneliti data-base TIER, Liu Bei-zen (劉佩真) menganalisis, dipengaruhi serangan epidemi membuat para pengusaha di bidang konstruksi khawatir untuk melakukan pembelian bahan-bahan sebagai persiapan, ditambah lagi dengan semakin memanasnya situasi wabah di luar membuat keinginan masyarakat melihat apalagi membeli rumah menurun, dengan demikian transaksi jual beli properti mengalami penurunan drastis.

Liu Bei-zen mengatakan, “Situasi penjualan di bagian utara Taiwan, kami mendapati arus masyarakat yang melihat rumah berkurang sekitar 1/3 dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, ini untuk bagian dari pengaruh pada bulan ini.”

Namun, Liu Bei-zen menganalisis, situasi pasar properti Taiwan saat ini lebih mendingan dibandingkan saat terjadinya wabah SARS, arus balik pengusaha Taiwan bisa memberikan dampak positif bagi 3 bidang industri ini, sehingga mungkin tidak akan sampai timbul situasi “beku” seperti 17 tahun lalu SARS melanda, diperkirakan harga properti juga stabil.

Komentar

Terbarumore