MOL: Majikan Semestinya Saat Ini Tidak Mengutus Karyawan Bekerja Di Daratan Tiongkok

  • 17 February, 2020
  • 鄭蕙玲
Konferensi pers yang digelar oleh anggota kaukus partai DPP, Hung Sun-han bersama perwakilan pekerja Taiwan

(Taiwan, ROC) Kementerian Ketenagakerjaan pada hari Senin ini (17/2) mengeluarkan pers rilis dan menyampaikan, wabah penyakit Daratan Tiongkok semakin meluas bahkan berlanjut dengan pemblokiran dan penutupan beberapa kota maka diimbau agar majikan tidak mengutus karyawannya ke Daratan Tiongkok.

Anggota kaukus partai DPP, Hung Sun-han (洪申翰) bersama beberapa pekerja Taiwan pada hari Senin ini dalam konferensi pers menyampaikan, beberapa hari terakhir ini media memberitakan, ada pengusaha Taiwan di kawasan terinfeksi wabah COVID-19 dalam situasi tidak terkendali, meminta agar karyawan/ pekerja Taiwan koorperatif untuk kembali bekerja di Daratan Tiongkok, secara tidak rasional meminta karyawan membawa masker dalam jumlah banyak ke Daratan Tiongkok.

Hung Sun-han mengatakan, pemiliknya adalah pengusaha Taiwan yang meminta para karyawan asal Taiwan untuk kembali bekerja, tanpa mempertimbangkan kawasan terinfeksi yang membahayakan, hal ini berkemungkinan dapat menyebabkan pencegahan epidemi Taiwan bermasalah, menjadi beban dan kekuatiran masyarakat dan pemerintah Taiwan. Hung Sun-han mengimbau agar pengusaha Taiwan memenuhi tanggung jawab sosialnya, saat bersamaan instansi terkait juga akan memonitor dan melindungi pekerja Taiwan yang dipaksa untuk kembali ke Daratan Tiongkok bekerja.

Hung Sun-han mengatakan, “Kementerian Ketenagakerjaan telah menunjuk hal ini di dalam pedomannya, namun hal ini masih ada kekurangan dan akan lebih disempurnakan, agar perlindungan maksimal kepada karyawan yang dipaksa perusahaan untuk terbang/ kembali bekerja, perlindungan seperti apakah yang akan diberikan Kementerian Ketenagakerjaan, untuk bagian ini masih perlu dilengkapi.”

Kementerian Ketenagakerjaan (MOL) menekankan jika majikan telah memastikan akan mengutus karyawannya ke Daratan Tiongkok untuk bekerja maka wajib mendapat persetujuan dari pihak pekerjanya, kondisi kesehatan pekerja perlu dievaluasi guna menghindari pekerja yang bergejala penyakit saluran pernapasan akut, kardiovaskular dan meningkatkan lingkungan kerja yang bersih, menjaga sanitasi serta pelatihan edukasi pencegahan terinfeksi penyakit dan lainnya, serta menyediakan masker mulut, persediaan desinfeksi pribadi dan perabot pelindung lainnya, menyediakan lingkungan yang lebih terjamin.

MOL mengemukakan, pekerja menjadi sumber penting, majikan semestinya mengutamakan kesehatan para karyawannya, apabila karyawan bermasalah dengan perlindungan dan jaminan mereka, atau permasalahan sanitasi dalam lingkungan kerja maka bisa menghubungi saluran khusus 1955 untuk meminta bantuan.

Komentar

Terbarumore