CDC: Imbau Warga Tidak Panik Terkait 2019-nCoV (Novel Coronavirus)

  • 15 January, 2020
  • 譚雲福
CDC: Imbau Warga Tidak Panik Terkait 2019-nCoV (Novel Coronavirus)

        (Taiwan, ROC) – Juru Bicara Organisasi Kesehatan Sedunia atau WHO pada hari Selasa tanggal 14 Januari menyampaikan bahwa Novel Coronavirus yang kini tengah merebak di kawasan Wuhan, Daratan Tiongkok, berkemungkinan mampu menular di antara sesama manusia. Pusat pencegahan epidemi Daratan Tiongkok pada hari Rabu tanggal 15 Januari mengeluarkan pengumuman terbaru terkait jumlah kasus penyakit pneumonia akibat virus 2019-nCoV yang kini telah mencapai 41 pasien, 6 di antaranya berada dalam kondisi akut dan 1 meninggal dunia. Dalam kasus yang ditemukan, diketahui ada sepasang suami istri yang bekerja di sebuah pasar ikan di Huanan, meskipun sang istri tidak bekerja di pasar ikan tersebut, namun keduanya ditemukan telah terjangkit penyakit serupa, sehingga proses penularan di dalam keluarga juga menjadi bahan yang perlu dipertimbangkan.

        Kepala CDC Chou Jih-haw saat menggelar jumpa pers menyampaikan bahwa tidak ditemukan adanya penularan di dalam kawasan di Wuhan terkait epidemi serupa, namun tetap berkemungkinan dan hanya akan terjadi jika melakukan kontak yang berdekatan dengan penderita, misalnya anggota keluarga atau petugas di rumah sakit. Masyarakat publik tidak akan terpengaruh, dan mengimbau warga untuk tidak panik.

        Chou Jih-haw mengatakan, “Yang dimaksudkan dengan penularan antar manusia adalah jika melakukan kontak yang berdekatan dengan pasien, dan durasi kontak kurang lebih mencapai 10 menit, atau dalam kurun waktu tertentu, khususnya jika berada dalam satu keluarga, maka kontak antar anggota keluarga juga akan terjadi, atau petugas yang ada di rumah sakit saat berdekatan dengan penderita, maka kondisi tersebut barulah berkemungkinan akan tertular.”

        Chou Jih-haw menjelaskan yang disebut dengan kontak berdekatan adalah memiliki jarak dalam diameter 100 cm. Saat ini, epidemi yang memiliki daya serang serupa dengan yang di Wuhan antara lain misalnya penyakit saluran pernafasan yang ada di kawasan Timur Tengah atau MERS, atau penyakit flu burung. Akan tetapi penyakit pnenumonia ini, berbeda dengan kondisi penyakit SARS yang sebegitu terjangkit maka akan langsung menjadi penyakit akut.

        Chou Jih-haw menegaskan bahwa dari data informasi awal yang diperoleh berkenaan dengan epidemi di Wuhan, maka akan memperketat proses pencegahan, melakukan pelacakan, penanggulangan, penyelidikan, penempatan tempat berobat dan penelusuran selanjutnya. Semua langkah ini akan dimasukkan ke dalam bagian penanggulangan penyakit terkait, sehingga warga juga bisa lebih tenang dan tidak panik.

        Akan tetapi Chou Jih-haw mengingatkan jika selama masa puncak penularan penyakit, maka sebaiknya bisa mengenakan masker mulut saat sakit, segera berobat, rajin mencuci tangan dan menghindari kawasan yang ramai.

Komentar

Terbarumore