MOI Tegaskan Proteksi Data Informasi Individual dalam New eID

  • 15 January, 2020
  • 譚雲福
MOI Tegaskan Proteksi Data Informasi Individual dalam New eID

        (Taiwan, ROC) – Kementrian Dalam negeri atau MOI tengah mengusung program digitalisasi kartu penduduk atau yang dikenal dengan New eID. Namun sehubungan dengan masalah kerahasiaan perorangan dan data informasi individual yang masih kontroversial, pihak partai oposisi menghentikan dan menghapus pengajuan dana anggaran terkait. Berkenaan dengan rapat besar Yuan Legislatif yang akan digelar sebentar lagi untuk membahas masalah dana anggaran total negara, ada organisasi masyarakat pada hari Rabu tanggal 15 Januari menggelar jumpa pers di Yuan Legislatif dan mengimbau agar pihak Yuan Legislatif dapat memberikan kemudahan pengajuan dana anggaran.

        Pihak MOI menjelaskan bahwa saat proses pembentukkan kode akses nomor kartu tanda penduduk digital, belum dipadukan dengan data informasi pribadi. Selain itu kode akses baru akan terbentuk saat proses pembuatan kartu chip, dan data yang ada tidak dapat ditransfer ke luar atau disalin ulang, dan semua orang tidak memiliki akses untuk mendapatkannya, sehingga proses pengadaan New eID sama halnya dengan proses pengadaan kartu tanda pengenal dunia internet. Proses pengoperasiannya semua berada di dalam kartu chip terkait, dan 100% dikelola oleh negara bukan pihak swasta, dan tidak mendapatkan dana dari Daratan Tiongkok, sehingga keamanan data dapat terjamin aman.

        Pihak MOI mengutarakan bahwa New eID adalah selembar kartu chip, hanya memiliki fungsi sebagai kartu tanda pengenal, yang berupa tahap tingkat berikutnya setelah kartu tanda pengenal dunia internet. Hal ini tentu tidak akan meninggalkan jejak catatan apapun, selain kartu chip akan didesain sesuai dengan kode area wilayah dan memiliki sistem keamanan tersendiri. Untuk pihak instansi pemerintah yang memerlukan data dari kartu chip tersebut, haruslah melalui persetujuan dari Kementrian Dalam Negeri dan kesediaan dari si pemilik kartu chip. Perusahaan percetakan kartu chip nasional hanya akan mencetak kartu chip kosong, sementara untuk proses selanjutnya akan disesuaikan dengan wilayah tempat tinggal, barulah dapat terbentuk sebuah data New eID. Guna menghindari adanya data informasi yang mengalir ke luar, dibajak atau digunakan secara ilegal atau tidak sesuai dengan peraturan, maka kelak ke depannya kartu chip juga akan ditambah dengan sistem penyensoran sehingga dapat diketahui apakah data di dalam kartu chip dibajak atau tidak, keaslian kartu chip, penipuan kartu chip dan proses keamanan data lainnya.

        Pihak MOI menekankan bahwa kini tengah memasuki masa penerimaan saran dan pendapat dari berbagai pihak terkait pengusungan tersebut, sehingga pihaknya sangat mengharapkan adanya komunikasi lebih banyak dengan masyarakat luas.

Komentar

Terbarumore