Walikota Ko We-je Menyambut Positif Perjanjian Kota Kembar Taipei dengan Praha

  • 14 January, 2020
  • 尤繼富
Walikota Ko We-je Menyambut Positif Perjanjian Kota Kembar Taipei dengan Praha

(Taiwan, ROC) --- Ibukota Republik Ceko, Praha membatalkan perjanjian kota kembar (sister city) mereka dengan Beijing. Walikota Praha, Zdeněk Hřib mengemukakan, dirinya tidak merasakan adanya rasa penghormatan dari Negeri Tirai Bambu, selama melakukan rapat negosiasi. Ibukota Praha pun mengubah haluan mereka dan menjalin perjanjian kota kembar dengan Ibukota Taiwan, yakni Kota Taipei. Walikota Ko Wen-je (柯文哲) yang saat ini tengah berada di Praha mengkritisi tindakan otoritas Beijing, yang dinilai terlampau semena-mena. Ko Wen-je pun meminta pihak Beijing dapat menyambut positif jalinan persahabatan antar Taipei dengan Praha.

Saat menerima wawancara dari media Central News Agency (CNA), Walikota Praha menyampaikan perjanjian yang ditandatangani bersama dengan pihak Beijing di tahun 2016 lalu, mencantumkan ketentuan "1 Tiongkok". Yang mana hal ini sulit diterima pihak setempat, mengingat Praha berharap jalinan kerja sama ini tidak didasari unsur politik.

Zdeněk Hřib melanjutkan, selama rapat negosiasi pihak Beijing tidak memperlihatkan sikap saling menghormati antara petinggi pemerintahan. Otoritas Negeri Tirai Bambu diberitakan membatalkan pertunjukan grup musik orkestra Praha di Beijing. Surat yang diberikan oleh Praha pun tidak dibalas oleh pihak Beijing. Sikap seperti demikian, dinilai tidak menjunjung asas saling menghormati antar kedua pihak.

Konflik antara pihak Praha dengan Beijing telah menjadi fokus dari beberapa media di Republik Ceko tahun lalu. Yang mana hal ini telah memengaruhi hubungan kerja sama antar Republik Ceko dengan Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Zdeněk Hřib menekankan bahwa dirinya telah membahas isu ini dengan Menteri Luar Negeri Republik Ceko. Kedua belah pihak sepakat, perjanjian kota kembar menjadi hak setiap kota-kota. Yang mana hal ini tidak sepantasnya dikaitkan dengan hubungan antar negara.

Menanggapi polemik yang tengah terjadi antar Praha dengan Beijing, Walikota Ko Wen-je menilai Beijing terlampau semena-mena. Sikap Beijing yang telah membatalkan pertunjukan musik orkestra Praha, merupakan tindakan yang dapat memperuncing keadaan.

Ko Wen-je menambahkan Taiwan harus menjalin persahabatan dengan seluruh mitra di dunia. Republik Ceko merupakan kawasan industri utama di Eropa Tengah dan Timur. Kota Praha dapat menjadi jalur masuk bagi Taiwan untuk mulai menyelami pasar Benua Eropa.

Juru bicara pemerintah Kota Taipei, Chou Tai-chu (周台竹) mengatakan, setelah pihak Praha meminta untuk menghapus ketentuan "1 Tiongkok" yang tertuang di dalam perjanjian Kota Kembar, pihak RRT terus melancarkan tekanan kepada Republik Ceko. Tindakan seperti demikian tentu tidak sesuai dengan asas demokrasi yang dijunjung tinggi masyarakat Benua Eropa.

Komentar

Terbarumore