Bukan SARS, MERS, Inang Penyakit Radang Paru-Paru Warga Wuhan Masih Dipelajari

  • 06 January, 2020
  • 鄭蕙玲
Wakil Dirjen CDC Chuang Jen-hsiang, membahas SOP pencegahan epidemi ini.

(Taiwan, ROC) Kota Wuhan di Daratan Tiongkok ditemukan penderita radang paru-paru dalam kondisi demam panas, CDC Kementerian Kesehatan Kesejahteraan pada hari Senin ini (6/1) menyampaikan, kemarin pada tanggal 5 Januari mendapat pemberitahuan dari pusat penanggulangan penyakit (CDC) Daratan Tiongkok yang menjelaskan ada 59 penderita radang paru-paru dengan penyebab tidak jelas, pendataan hingga tanggal 5 Januari pukul 8 pagi, diantaranya ada 5 penderita kondisi kritis dan masih ada163 orang yang sedang dilacak karena mereka berhubungan langsung dengan penderita.

Wakil Dirjen CDC Chuang Jen-hsiang (莊人祥) pada hari Senin ini menyampaikan, walaupun angka penderita penyakit ini dibandingkan dengan sebelumnya mencatat 44 kasus meningkat, akan tetapi tidak menerangkan penyebaran epidemi ini, dikarenakan ini menjadi kasus baru, penyebaran kasus penyakit diprediksi pada akhir tahun lalu, kondisi demikian baru-baru mendapat sorotan serta baru terhimpun kasus-kasus yang serupa.  

Mengenai, sebelumnya kasus penderita kritis sejumlah 11 pasien menurun menjadi 7 kasus penderita. Chuang menjelaskan, hal ini belum dapat dijelaskan oleh CDC, akan tetapi diprediksikan ada kasus yang telah diketahui sumber penyakitnya. Chuang mengatakan, sementara ini mencurigai sumber penyakit berasal dari binatang di pasar yang terinfeksi, namun penularan antar manusia belum dapat diketahui secara jelas, untuk tahap awal dikategorikan bukan flu, flu burung, Adenovirus, SARS dan MERS. Masyarakat luar memprediksi ada kemungkinan infeksi novel coronavirus, Chuang beranggapan hal ini tidak mungkin, akan tetapi ini adalah penyakit jenis virus baru yang perlu dipelajari lebih lanjut.  

Wakil Dirjen Chuang Jen-hsiang mengatakan, “Sementara ini sepertinya bersumber dari binatang, akan tetapi jenis virus apakah, pihak kami belum jelas. Ada sebagian orang mulai mencurigai jenis novel coronavirus, penyebabnya adalah ada sebagian binatang yang terinfeksi, seperti kelelawar atau onta, semua ini termasuk dalam penelitian lebih lanjut.”

Chuang mengatakan, sementara ini tindakan karantina telah diberlakukan pada 10 penerbangan, total ada 867 orang penumpang dan awak kapal, diantaranya ada 8 penumpang yang menderita sakit ringan, setelah diperiksa dan berobat jalan, oleh pemda setempat akan terus melakukan pelacakan, CDC mengimbau, bagi bagi yang tinggal di daerah sekitar Wuhan, sebaiknya menghindari Southern Seafood Market dan berkontak langsung dengan unggas, jika dalam kurun waktu 2 minggu kembali ke tanah air dan mengalami kelainan untuk saluran pernapasan maka segera berobat ke dokter.

Komentar

Terbarumore