Presiden Tsai Ing-wen Gelar Rapat Pertahanan Keamanan Nasional

  • 03 January, 2020
  • 曾秀情
Presiden Tsai Ing-wen Gelar Rapat Pertahanan Keamanan Nasional

(Taiwan, ROC) – Pada hari Kamis tanggal 2 Januari, helikopter Black Hawk mendadak mendarat secara darurat di pegunungan Wulai kota New Taipei, dan turut menewaskan Kepala Staf Umum Shen Yi-ming dan beberapa awak kapal lainnya. Presiden Tsai Ing-wen pada hari Jumat tanggal 3 Januari pukul 8 pagi hari bertandang ke rumah sakit Tri Service General Hospital untuk menjenguk perwira lain yang terluka, memberikan penghormatan bagi perwira yang meninggal dunia dan menyampaikan rasa duka cita bagi anggota keluarga yang mengalami musibah kecelakaan tersebut. Usai acara, Presiden Tsai Ing-wen bersama dengan Kepala Dewan Keamanan Nasional David Tawei Lee (李大維), Menteri Pertahanan dan Keamanan Yen Teh-fa (嚴德發), Wakil Kepala Staf Umum Pelaksana Liu Chih-pin (劉志斌), membuka rapat diskusi urusan kemiliteran dan pertahanan keamanan nasional di Istana Kepresidenan.

Sebelum rapat dimulai, Presiden Tsai Ing-wen bersama dengan seluruh peserta rapat mengheningkan cipta selama 1 menit bagi para perwira yang meninggal dunia dalam insiden jatuhnya helikopter Black Hawk tersebut. Dalam rapat, Presiden Tsai Ing-wen menyampaikan bahwa insiden tersebut adalah sebuah kecelakaan, dan menjadi kerugian besar bagi negara. Selain penyampaian duka cita, Presiden Tsai Ing-wen juga meminta instansi terkait agar dapat melanjutkan pemberian pelayanan pertolongan, bantuan dan santunan bagi korban dan keluarga. Presiden Tsai Ing-wen juga tidak lupa meminta ke tiga angkatan bersenjata agar dapat menjaga kestabilan perasaan para perwiranya di masing-masing instansi, sekaligus memberikan rasa tenang bagi seluruh masyarakat Taiwan.

Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Saya ingin mengingatkan semua pihak, bahwa keamanan nasional juga tidak boleh lengah seharipun. Anda semua adalah pimpinan penting dalam masing-masing angkatan bersenjata, sehingga wajib menjalankan tugas kesehariannya dalam menjaga keamanan negara, agar semua satuan militer dapat merasa tenang, demikian juga dengan masyarakat.”

Presiden Tsai Ing-wen juga telah menyampaikan 3 tugas penting bagi satuan militer yang ada, yang pertama adalah harus memastikan kestabilan perasaan prajurit dan masyarakat. Kepala Staf Umum Shen Yi-ming yang meninggal dalam insiden tersebut, mendapatkan perhatian luas. Saat beliau masih hidup, juga telah menunjukkan sikap teladannya. Cara terbaik untuk memberikan penghormatan bagi Shen Yi-ming adalah terus melanjutkan apa yang telah dibangun oleh beliau, bersama menjaga keamanan negara. Presiden Tsai Ing-wen meminta seluruh satuan militer agar dapat mengikuti mandat perintah yang diberikan oleh Menteri Pertahanan dan Keamanan Yen Teh-fa, sehingga semua tugas keseharian dapat berjalan dengan baik dan lancar seperti biasanya.

Untuk tugas ke dua, Presiden Tsai Ing-wen menjelaskan tentang kewajiban menjaga keamanan di selitar perairan laut Taiwan. Untuk masa-masa seperti saat ini, semua satuan militer harus mawas diri dan waspada, memperhatikan kondisi dan aktivitas kemiliteran di seluruh perairan di sekitar Taiwan, memberikan respon yang cepat dan tepat, guna memastikan kondisi keamanan di seluruh perairan sekitar Taiwan.

Untuk yang ke tiga, memastikan semua sarana dan prasarana dalam kondisi baik. Presiden Tsai Ing-wen meminta Yen Teh-fa untuk bisa memimpin seluruh satuannya, agar memeriksa kembali seluruh perlengkapan kemilteran dapat beroperasi dengan baik.

Presiden Tsai Ing-wen menekankan bahwa Kepala Staf Umum Shen Yi-ming adalah saudara bagi semua. Kepergian beliau tentu membawa kesedihan bagi semua pihak, namun kestabilan perasaan militer dan masyarakat adalah tanggung jawab dari panglima jenderal, untuk itu Presiden Tsai Ing-wen meminta Yen Teh-fa dapat benar-benar memastikan ke tiga tugas bisa dijalankan dengan baik.

Komentar

Terbarumore