RCEP Memberikan Hantaman Besar bagi Taiwan?

  • 03 January, 2020
  • 曾秀情
Wakil Menteri Ekonomi, Wang Mei-hua(kanan 2) hadir dalam kegiatan tahuan 3C Taipei 2020

(Taiwan, ROC) -- Ada pakar yang memasukkan tulisan ke media yang menyampaikan bahwa apabila penandatanganan Perjanjian Perdagangan Bebas (Free Trade Agreement/FTA) dan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (Regional Comprehensive Economic Partnership/RCEP) antara Daratan Tiongkok, Jepang dan Korea pada tahun depan maka hal ini akan menjadi ancaman bagi persaingan ekspor Taiwan, dalam tulisan tersebut juga menilai, meskipun di bawah Perjanjian Teknologi Informasi (ITA) ekspor produk teknologi Taiwan mendapatkan fasilitas bebas bea cukai tetapi masih ada 30% produk lainnya yang tidak termasuk di dalamnya yang nilainya mencapai USD60 milyar yang akan terkena bea cukai.

Wakil Menteri Ekonomi, Wang Mei-hua tanggal 3 Januari ketika ditanyakan mengenai hal ini saat ia hadir dalam suatu kegiatan menegaskan, para pengusaha tentu saja berharap dapat dimasukkan dalam ITA, dan Taiwan selalu menghadapi hal seperti ini, tetapi sebelum masuk perusahaan Taiwan tersebut harus mempunyai unsur keunggulan dan teknologi khusus. Wang Mei-hua mengatakan, “Sebelum masuk ke dalamnya, bagaimana perusahaan tersebut menggunakan teknologi dan keunggulan khusus Taiwan dalam upaya mendapatkan pesanan dari pelanggannya, ini merupakan layanan diversifikasi, peningkatan dan juga kredibilitas kita, dan layanan pasca pembelian, sementara ini kita masih menggunakan arahan ini sebagai cara untuk menjaga pasar pelanggan kita.”

Terkait perkiraan pengaruh dari penandatanganan FTA dan RCEP Daratan Tiongkok, Jepang dan Korea, Wang Mei-hua beranggapan, pembahasan ini dianggap terlalu pagi karena FTA Daratan Tiongkok, Jepang dan Korea masih berada dalam pembahasan awal, mengenai RCEP saat ini masih tengah memastikan mengenai pajak bersangkutan pada tiap-tiap negara anggota, jika dilihat dari siatuasi sekarang ini, ASEAN dan Daratan Tiongkok, Korea semua mempunyai FTA, pengurangan pajak dari keduanya tidaklah terlalu besar, pengaruhnya tidak terallu besar termasuk dampak pada produk yang tidak termasuk dalam perjanjian ITA, lebih baik menunggu setelah dipastikan baru melakukan penilaian.

Komentar

Terbarumore