Pemilu 2020   Pandangan Pelajar dan Wisatawan Daratan Tiongkok Terhadap Pemilu Taiwan

  • 31 December, 2019
  • 尤繼富
Pemilu 2020 Pandangan Pelajar dan Wisatawan Daratan Tiongkok Terhadap Pemilu Taiwan

(Taiwan, ROC) -- Pesta demokrasi Taiwan yang berlangsung 4 tahun sekali merupakan salah satu bagian dari kehidupan masyarakat Taiwan, wisatawan Daratan Tiongkok yang berkunjung ke Taiwan dan pelajar Daratan Tiongkok yang melanjutkan pendidikannya di Taiwan memiliki pandangan apa terhadap pemilu yang berlangsung di Taiwan?

Pelajar bermarga Chen, berasal dari Tzejiang yang tengah belajar di salah satu universitas bagian utara Taiwan mengemukakan, ia sangat iri dengan masyarakat Taiwan yang dapat memberikan suara memilih pemimpin pilihannya, dan beranggapan hak memberikan suara merupakan sebuah hak penting. Rakyat Taiwan dapat memberikan hak suaranya, hal ini memperlihatkan demokrasi Taiwan.

Pelajar berinisial W berasal dari Beijing yang melanjutkan sekolahnya wilayah selatan Taiwan mengatakan, Taiwan dapat memilih sendiri pemimpinnya, tetapi rakyat Daratan Tiongkok dapat memilih perwakilan dari wilayahnya sendiri setelah itu perwakilan daerah pilihan mereka akan mewakili untuk memilih pemimpin tingkatan lebih atas, ini dapat dikatakan turut dalam pemilu hanya berbeda caranya saja. W mengemukakan, juga tidak bisa mengatakan yang mana yang lebih baik, yang penting adalah disesuaikan dengan mengikuti situasi sosial yang ada.

Dokter bermarga Wang, berasal dari Beijing yang saat ini bekerja di sebuah rumah sakit di Taiwan beranggapan, pemilihan yang dilakukan umum seperti yang diberlakukan di Taiwan lebih baik, melalui perdebatan terbuka, menjelaskan sikap masing-masing, kadang juga ada perdebatan sengit. Ini semua transparan dan  saling mengungkapkan kekurangan, keburukan dari pihak pesaing untuk dapat dilihat oleh khalayak umum, dengan demikian menjadi acuan dalam memilih seorang kandidat yang lebih baik. lebih sesuai dengan standar dan lebih mematuhi peraturan

Pria bermarga Chang berasal dari Chongching, sempat berwisata ke Taiwan pada tahun 2015 yang mana pada saat itu Taiwan juga tengah menyelenggarakan pemilu, ia beranggapan ada beberapa bagian dari proses pemilu Taiwan yang sengit, berapi-api, tetapi ia mengakui dengan demikian baru lebih mengerti kandidat yang ada, di mana sang kandidat harus mengutarakan visi, misi, pemikiran dan apa yang ingin dilakukan dan lainnya, boleh dikatakan ini cukup berarti.

Komentar

Terbarumore