Taichung akan Memproduksi 10 Bus Otonom dalam Kurun Waktu 2 Tahun

  • 27 December, 2019
  • 曾秀情
Taichung akan Memproduksi 10 Bus Otonom dalam Kurun Waktu 2 Tahun

 (Taiwan, ROC) --- Uji coba bus otonom (bus tanpa sopir) pertama kali diterapkan di dalam pergelaran 2018 Taichung World Flora Exposition. Namun demikian, uji coba tersebut hanya dapat terlaksana di ruangan tertutup. Dalam rangka meningkatkan kemampuan produksi bus otonom dalam negeri, pihak Industrial Technology Research Institute (ITRI) mengumumkan akan menggalang kerja sama dengan perusahaan Mobiletron. Pada tanggal 27 Desember 2019, ITRI mengumumkan target produksi 10 bus otonom yang akan dirakit di Taiwan selama kurun waktu 2 tahun. Kerja sama ini merupakan yang terbesar untuk tahun 2019, yang mana melibatkan pihak ITRI dengan pengusaha bus otonom lokal. Selain itu, kerja sama ini juga akan mengintegrasikan 14 fasilitas pendukung lainnya, meliputi tenaga penggerak (motor), pengukur meteran, sistem sensor, grafik, keamanan informasi jaringan dan lain-lain. Dengan digalangnya kerja sama ini, diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi rantai industri bus otonom dalam negeri.

Mobiletron merupakan perusahaan pertama Taiwan yang bergerak di bidang pemroduksian otomotif elektrik. Sebelumnya mereka juga telah menginvestasikan dana sebesar NT$ 160 juta untuk mengembangkan penelitian di sektor bus otonom. Kerja sama dengan ITRI kali ini, akan berfokus pada pengembangan proses produksi yang akan dilakukan di kawasan Pelabuhan Taichung. Diperkirakan bus otonom pertama dapat diperkenalkan ke publik pada kuartal pertama tahun mendatang.

CEO Mobiletron,  Kim Tsai (蔡裕慶) mengatakan, "Kami berharap kawasan ini di tahun mendatang dapat memproduksi sekitar sepuluh ribu kerangka dasar dari bus ini. Tentu saja pasar Taiwan saat ini tidak mencukupi dan harus bergantung pada daya ekspor. Kami berjanji, bus otonom Taiwan akan segera memasuki pasar lokal. Dalam beberapa tahun terakhir, sistim bus otonom ini akan menjadi kelebihan yang dimiliki Taiwan, bahkan mampu mencukupi permintaan dunia dan dapat dipromosikan hingga ke pasar internasional".

Wakil Rektor ITRI, Chang Pei-zen (張培仁) menyampaikan kondisi lalu lintas di Taiwan lebih rumit jika dibandingkan dengan negara-negara barat lainnya. Hal ini mengingat masih banyaknya pengemudi sepeda motor di Taiwan. Beberapa perusahaan teknologi dunia, seperti Google, Apple dan Tesla, mereka telah menginvestasikan dana di sektor kendaraan otonom. Dana yang dipersiapkan oleh Kementerian Ekonomi Taiwan (MOE) sendiri, dikabarkan sangat terbatas. Meski demikian, Taiwan saat ini mampu menjadi negara yang memiliki teknologi kendaraan otonom terbaik di kawasan negara-negara subtropis Chang Pei-zen menekankan ITRI di bawah dukungan MOE, akan mengembangkan sistem bus otonom yang cocok diterapkan di Taiwan dan Benua Asia. Mengingat Taiwan dan kawasan subtropis memiliki curah hujan yang panjang setiap tahun. Penerapan mekanisme bus otonom tentu masih membutuhkan penelitian lebih lanjut, ITRI bersama MOE akan berusaha keras mewujudkan penerapan bus otonom di Taiwan.

Komentar

Terbarumore