Dana Investasi Pengusaha Taiwan yang Masuk Kembali ke Taiwan Telah Mencapai NT$ 21 Milyar

  • 26 December, 2019
  • 譚雲福
Dana Investasi Pengusaha Taiwan yang Masuk Kembali ke Taiwan Telah Mencapai NT$ 21 Milyar

        (Taiwan, ROC) – Sehubungan dengan perang dagang antara Amerika dan Daratan Tiongkok, ditambah lagi dengan diberlakukannya peraturan “Foreign Account Tax Compliance Act” atau FATCA yang juga dikenal dengan “Common Reporting Standard”, telah menarik minat para pengusaha Taiwan yang memiliki dana di luar negeri untuk mentransfer kembali ke Taiwan. “Peraturan pendayagunaan dana asal luar negeri dan perhitungan pajak terkait”, secara resmi telah diberlakukan sejak 15 Agustus, hingga kini telah dijalankan selama lebih dari 4 bulan. Berkenaan dengan hal ini, juga telah menarik perhatian publik tentang kondisi pengtransferan dana asal luar negeri kembali ke Taiwan.

        Menteri Keuangan Su Jain-rong pada hari kamis tanggal 26 Desember saat menerima wawancara dari media menyampaikan bahwa yang dapat dipastikan adalah dana yang ditransfer kembali ke Taiwan tidak mungkin nol. Merujuk kepada data statistik terakhir yang dimiliki oleh Kementrian Keuangan, hingga tanggal 20 Desember, jumlah total dana yang ditransfer kembali ke Taiwan adalah sebesar NT$ 44,5 milyar, karena masa jeda waktu administrasi setiap jenis pengtransferan membutuhkan waktu 1 bulan, maka total nilai jumlah dana yang telah disahkan untuk ditransfer dari luar negeri kembali ke Taiwan adalah sebanyak NT$ 21,7 milyar, yang mana setengahnya kini tengah benar-benar dijalankan untuk investasi.

        Su Jain Rong mengatakan, “Peraturan khusus ini, hingga saat ini, yang kami ketahui adalah banyak pengusaha Taiwan yang berada di luar negeri yang menyambutnya dengan gembira, ada sebagian yang bersifat individual, dan mayoritas adalah perusahaan yang tengah beroperasi. Hingga kini telah banyak perusahaan yang masih aktif yang berskala besar, atau yang telah memiliki pengoperasian perusahaan dengan skala yang lebih besar dari sebelumnya, telah mengtransfer dananya kembali ke Taiwan, yang paling besar bisa mencapai angka NT$ 7 milyar, dan mayoritas berkisar antara NT$ 3-4 milyar. Hingga saat ini, yang kami ketahui adalah masih ada yang bernilai puluhan milyar yang hendak ditransfer pulang, ini artinya peraturan khusus tersebut telah mampu memberikan efek pengaruh tertentu.”

        Su Jain-rong menjelaskan bahwa sebelumnya memang banyak pengusaha Taiwan yang beralih investasi hingga ke bagian barat Taiwan atau ke negara lain, namun karena adanya perang dagang dan juga dampak pengaruh dari peraturan pemungutan pajak, sehingga hendak dihindari oleh para pengusaha, maka dalam waktu 1-2 tahun terakhir ini, telah memberikan banyak saran dan masukan melalui berbagai jalur komunikasi dengan pihak Kementrian Keuangan, yang mana diharapkan dana yang dimiliki oleh mereka di luar negeri dapat ditransfer kembali ke Taiwan. Kementrian Keuangan pada tahun ini telah merevisi peraturan terkait, sekaligus memberikan insentif keringanan pajak, mencoba untuk menarik perhatian para pengusaha Taiwan agar benar-benar dapat mengimplementasikan tindakan investasi secara nyata di Taiwan, yang tentu saja berguna bagi keberlangsungan jalannya perekonomian Taiwan.

Komentar

Terbarumore