Survei : Tingkat THR dan Kenaikan Gaji Taiwan Terendah dalam 6 tahun terakhir

  • 21 December, 2019
  • 尤繼富
Survei : Tingkat THR dan Kenaikan Gaji Taiwan Terendah dalam 6 tahun terakhir

(Taiwan, ROC) --- Bank tenaga kerja 104 Taiwan mengumumkan, 90% dari perusahaan yang ditanyai terkait tunjangan hari raya, rata-rata THR 1,1 bulan gaji, terendah selama 6 tahun terakhir, bidang usaha yang memberikan THR tertinggi adalah bidang usaha moneter yang rata-rata memberikan THR 1,64 gaji bulanan, di posisi kedua adalah industri bidang semikonduktor dengan rata-rata jumlah THR berkisar 1,31 gaji bulanan. Mengenai kenaikan gaji untuk tahun depan, ada 38% perusahaan responden menyampaikan tahun depan akan menaikkan gaji, rata-rata kenaikan sebesar 3% yang juga menunjukkan angka terendah selama 6 tahun terakhir. 

Jelang akhir tahun, tentu saja yang diharapkan oleh para pekerja yaitu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR). Berdasarkan data dari bank tenaga kerja Taiwan 104 dari survei yang dilakukan terkait pemberian THR tahun 2019 dan kenaikan gaji di tahun 2020, tahun ini lebih dari 94% perusahaan responden menyatakan akan memberikan THR, yang mana 10% di antaranya menyampaikan jumlah THR yang diberikan akan lebih banyak dari tahun sebelumnya, sementara 14% mengemukakan tahun ini akan mengurangi jumlah THR yang diberikan, dari seluruh responden dikalkulasikan, rata-rata jumlah THR yang diberikan adalah 1,1 bulan gaji, angka ini tidak saja lebih rendah dibandingkan dengan jumlah THR yang diberikan pada tahun 2018 dan 2017 tetapi juga menunjukkan angka terendah selama 6 tahun terakhir, jika dilihat dari unsur ekonomi lainnya, alasan rendahnya jumlah THR tahun ini berkaitan dengan laju pertumbuhan PDB (Pendapatan Domestik Bruto) yang melamban. Apabila dilihat dan diurutkan besaran jumlah THR untuk tahun 2019 ini, bidang moneter keuangan menduduki urutan pertama dengan jumlah THR yang diberikan pada pegawainya rata-rata 1,64 gaji bulanan, yang kedua adalah industri semikonduktor dengan pemberian 1,31 gaji bulanan.

Wakil Manajer Sekolah Tinggi SDM, Stanley Hua mengatakan, “Saya mengambil contoh perbandingan untuk 3 bidang usaha, yang pertama adalah bidang moneter, yang selama 10 tahun terakhir 9 kali menduduki urutan pertama, hanya sekali saja gagal, kira-kira 1 tahun saja, kalau saya tidak salah ingat seharusnya tahun 2016 atau 2017 dikalahkan oleh yang kali ini berada di urutan ke dua yaitu dikalahkan oleh industri semi konduktor.”

38% perusahaan responden menyampaikan tahun depan akan menaikkan gaji dengan tingkat kenaikan rata-rata 3%, ini berarti angka terendah selama 6 tahun terakhir, alasan rendahnya angka ini karena pengaruh perang dagang antara Daratan Tiongkok - Amerika Serikat dan melambannya pertumbuhan PDB. yang patut diperhatikan adalah selama 5 tahun terakhir ini tingkat kenaikan gaji usaha penginapan sebesar 31,8% memimpin usaha-usaha lainnya, penyebab utamanya adalah naiknya upah minimum dan juga diberlakukannya peraturan ketenagakerjaan 1 hari libur 1 hari istirahat.

HRD Group Hotel Cathay, Ju Shu-yi (朱淑宜) mengatakan, “Apabila gaji dasar kamu sebesar NTD30.000,-, mungkin ditambah dengan uang lembur bisa sekitar 33 ribu hingga 35 ribu, selain itu untuk bonus tahunan. seperti saya pada saat pertama kali masuk kerja tahun 2015, saat itu dapat bonus tahunan 1 bulan gaji, tahun lalu kami mendapat 2 bulan gaji, karena prestasi perusahaan berkembang untuk tahun ini jadi kami berharap mungkin tahun ini bisa mendapat 3 bulan lebih.”

Terkait ganti pekerjaan setelah di tahun mendatang, bank tenaga kerja 104 menyarankan untuk menggunakan data informasi survei kenaikan gaji dari bank tenaga kerja, selain itu juga mengerti kemampuan diri sendiri dan konten pekerjaan terkait. Dalam daftar riwayat hidup yang kita lampirkan harus memperlihatkan prestasi dan kemampuan kerja, saat wawancara kerja juga harus bersikap baik, tidak ngotot, tidak bantah apalagi marah-marah, dengan demikian baru dapat meraih pekerjaan dengan gaji idaman.

Komentar

Terbarumore