160 Anggota DPR Amerika Serikat Mendorong Realisasi Perjanjian Perdagangan dengan Taiwan

  • 20 December, 2019
  • 曾秀情
Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer

(Taiwan, ROC) --- Lebih dari sepertiga anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat mengirim surat kepada Perwakilan Perdagangan, Robert Lighthizer. Dalam surat yang dikirim oleh 160 anggota DPR tersebut, menyatakan dukungan mereka untuk merealisasikan perjanjian perdagangan bilateral antar Amerika Serikat dengan Taiwan. Surat yang diajukan pada tanggal 19 Desember 2019 (waktu setempat) tersebut, menjadi bukti akan komitmen otoritas Amerika Serikat terhadap perkembangan hubungan bilateral dengan Taiwan.

Surat terbuka yang diperuntukkan Robert Lighthizer tersebut, diprakarsai oleh 4 petinggi Amerika Serikat yang menangani permasalahan Taiwan; meliputi Steve Chabot, Gerry Connoly, Mario Diaz-Balart dan Albio Sires. Surat ini juga berhasil ditandatangani oleh 156 anggota DPR setempat.

Surat tersebut menuliskan, tahun 2019 merupakan 40 tahun genapnya usia penandatanganan UU Hubungan Taiwan TRA (Taiwan Relations Act). UU yang menjadi tonggak hukum antar kedua pihak ini, merupakan kerangka yang menjamin kerja sama antar Taiwan dengan Amerika Serikat. Kedua negara berkomitmen untuk melindungi nilai demokrasi, serta menghormati hukum dan prinsip-prinsip pasar bebas.

Selama beberapa dekade terakhir, undang-undang TRA ini telah mempromosikan ragam pertukaran; meliputi sektor ekonomi, pertahanan dan perdagangan. Yang mana, hal tersebut memberikan manfaat positif bagi komunitas internasional dan meningkatkan kesejahteraan kedua negara. Atas dasar inilah, DPR Amerika Serikat bersikeras meminta Robert Lighthizer untuk memulai negosiasi merumuskan perjanjian perdagangan bilateral (BTA) dengan Taiwan.

Dalam surat tersebut tertera, Taiwan merupakan mitra sekutu jangka panjang Amerika Serikat, terutama di kawasan Indo-Pasifik. Keduanya memiliki nilai dan prinsip yang serupa. Taiwan adalah mitra dagang terbesar ke-11 Amerika Serikat, yang juga merupakan pasar ekspor ke delapan terbesar untuk produk pertanian Negeri Paman Sam. Selain itu, Taiwan adalah pembeli utama gas LNG dan pemasok produk semi konduktor terpenting bagi Amerika Serikat. Mekanisme perlindungan pekerja yang diberlakukan Taiwan memiliki standar yang tinggi dan telah sesuai dengan konvensi Organisasi Buruh Internasional (ILO). Taiwan juga merupakan salah satu inovator bagi sektor perlindungan lingkungan hidup dunia.

Surat tersebut juga mencantumkan Taiwan telah menyatakan kesediaan dan harapannya untuk menggalang perjanjian perdagangan dengan Amerika Serikat, yang berdasar pada prinsip keadilan, pemerataan dan proses verifikasi yang ketat. Meloloskan perjanjian perdagangan akan dapat menyelesaikan hambatan pasar saat ini dan mampu memperluas produk-produk Amerika Serikat, terutama di sektor pertanian.

Perjanjian BTA ini juga dapat mendorong Taiwan untuk meningkatkan investasi manufakturnya di Negeri Paman Sam. Mengingat ekspor Taiwan dapat memberikan input yang positif bagi produsen-produsen Amerika Serikat. Selain itu, kerja sama ini juga dapat membantu meningkatkan penetapan standar di sektor e-commerce dan berpeluang menciptakan lapangan pekerjaan dengan upah yang maksimal.

Kerja sama perdagangan antar keduanya, berhasil menciptakan 373.000 peluang kerja bagi warga Amerika Serikat. Secara keseluruhan, perjanjian BTA dapat memperkuat daya saing global, terutama di sektor industri Amerika Serikat.

Pada bagian akhir surat tersebut menuliskan bahwa selama beberapa tahun terakhir, Taiwan telah terbukti menjadi mitra yang setia dan bermanfaat bagi kemajuan Amerika Serikat. Selama 40 tahun terakhir, fondasi hubungan antar kedua negara telah tertuang dalam UU Hubungan Taiwan dan 6 Jaminan (Six Assurances).

DPR Amerika Serikat percaya bahwa negosiasi untuk mewujudkan perjanjian dagang ini, dapat menjadi bukti akan komitmen Negeri Paman Sam dalam meningkatkan kestabilan di Taiwan dan kawasan regional. Selain itu, kerja sama ini juga akan menjaga konsisten hubungan dengan Taiwan, yang telah terjalin selama 4 dekade.

Komentar

Terbarumore