Data Gelombang Pertama Setelah Formosat 7 Diluncurkan

  • 10 December, 2019
  • 曾秀情
Peluncuran Satelit Formosat-7, AIT: Bukti Kerja Sama Taiwan dengan Amerika Serikat

(Taiwan, ROC) -- Formosat 7 yang telah diluncurkan hampir setengah tahun lalu, hari Selasa (10/12) mulai menyediakan data pengamatan okultasi atmosfir untuk diunduh, gelombang pertama menyediakan data dari bulan Oktober hingga 8 Desember 2019, mulai tanggal 23 nanti sudah dapat mengunduh data minggu bersangkutan dan 2 minggu sebelumnya.

Formosat 7 yang merupakan kerja sama antara Taiwan dan Amerika Serikat, setelah diluncurkan ke angkasa pada 25 Juni 2019, tim ilmiah kedua negara terus bekerja sama melakukan verifikasi dan koreksi data guna memastikan kualitas data yang disediakan. Setelah bekerja keras selama 5 bulan lebih, Formosat memberikan data pengamatan okultasi atmosfir mulai hari ini (10/12).

Pusat Penelitian Antariksa Nasional menyampaikan, Pusat Meterologi Global dan badan peneliti dapat mengunduh data dari Pusat Analisa Data Taiwan, data pengamatan dari Formosat 7 untuk gelombang pertama berisi data dari bulan Oktober hingga 8 Desember 2019, Pusat Peneliti Ruang Angkasa menjelaskan, mulai 23 Desember sudah dapat mengunduh data minggu bersangkutan dan 2 minggu sebelumnya.

Pusat Penelitian Antariksa Nasional menyampaikan, 6 satelit dari Formosat 7 yang berfungsi berotasi mengamati atmosfir bumi dan ionosfir. Data mentah yang diberikan akan dengan cepat dihitung oleh Pusat Analisis Data Taiwan (TACC) 

Biro Klimatologi Sentral mengungkapkan, sejak menerima data pertama dari Formosat 7 pada tanggal 16 Juli lalu, segera diterapkan dalam sistem evaluasi perkiraan numerik untuk memeriksa kualitas data. Biro Klimatologi Sentral lebih lanjut mengemukakan, untuk mengoptimalkan efektivitas sistem dalam hubungannya dengan karakteristik pengamatan Formosat 7 di lintang menengah dan rendah, data pengamatan diaplikasikan pada pemantauan dan peramalan cuaca buruk seperti front, depresi dan topan tropis, serta cuaca di ionosfer.

Pusat Penelitian Antariksa Nasional menjelaskan, tim ilmiah Taiwan dan Amerika Serikat akan melakukan perbaikan kualitas data, diperkirakan pada tahun depan yaitu tahun 2020 dapat mempersiapkan data untuk diumumkan keluar. Setelah data resmi diumumkan keluar maka langsung dapat digunakan dalam sistem agar dapat lebih memperkuat perkiraan cuaca, pencegahan bencana alam dan lainnya, menyediakan informasi yang lebih detail dan akurat.

Komentar

Terbarumore