(Pemilu 2020) Presiden Tsai Perintah Dibawah Pengawasan Cheng Wen-tsan Menangkan Pemilu 2020

  • 02 December, 2019
  • 鄭蕙玲
Kampanye Pemilu 2020

(Taiwan, ROC) Presiden Tsai Ing-wen menggelar pertemuan akbar di markas besar kampanye distrik kota Taoyuan bagian utara, Beliau menyampaikan merestui walikota Taoyuan Cheng Wen-tsan menjabat sebagai ketua umum pengawas pelaksanaan kampanye, meminta agar Cheng Wen-tsan membantu agar dalam pemilu kali ini DPP berhasil menang.   

Presiden Tsai pada tanggal 1 Desember malam hari secara berturut-turut meresmikan markas kampanye di distrik Utara dan Selatan kota Taoyuan, sepanjang kegiatan kampanye Beliau bersikap ramah dan melambaikan tangan, dengan hadirin berjabat tangan, situasi kegiatan dipenuhi warga yang turut menghadiri, jarak menuju ke panggung hanya 110 meter, namun rombongan Presiden Tsai dikerumuni warga sehingga memerlukan waktu 17 menit berjalan sampai ke panggung, panitia memprediksikan jumlah yang hadir sebanyak 20.000 orang.

Selain didampingi oleh Walilkota Taoyuan Cheng Wen-tsan, di distrik Utara turut dihadiri Ketua DPP Cho Jung-tai(卓榮泰), Ketua Legislator Su Chia-chuan(蘇嘉全), untuk kampanye distrik Selatan Taoyuan hadir Cawapres Lai Ching-de dan Wakil PM, Chen Chi-mai.

Dalam pertemuan akbar ini, Presiden Tsai mengemukakan, ia merestui Cheng Wen-tsan melaksanakan tugas pengawasan kampanye nasional, untuk memenangkan pemilu kali ini.  

Cho Jung-tai yakin setelah Cheng Wen-tsan menjabat sebagai walikota Taoyuan, Taoyuan memulai lembaran baru, ia mengatakan warga bisa merasakan Walikota Cheng Wen-tsan bekerja dengan sepenuh hati, bagaikan kota baru yang maju, maka meminta agar Taoyuan bisa memenangkan kursi terbanyak dan memenangkan DPP untuk pemilu kali ini.

Pada ajang kampanye di distrik Selatan Taoyuan, Presiden Tsai menyebutkan, 4 tahun yang lalu berkeinginan untuk membangun komunitas perumahan, namun tidak disambut baik, akan tetapi kini dapat melihat pembangunan kota Taoyuan yang terselesaikan atau sedang dalam pembangunan ada 15 lahan, sebanyak 5000 rumah tangga, di masa depan menargetkan 33 lahan sebanyak 12000 rumah tangga; kebijakan ini bermula dari nol akan tetapi kini secara berangsur bisa merasakan hasilnya.

Lai Ching-de mengatakan, ada yang bilang masa lalu Taoyuan adalah markas utama pan biru, maka sangat sulit untuk menang, akan tetapi ia beranggapan dalam pemilu kali ini sangat berbeda, pemilu kali ini bukan persaingan antara KMT dan DPP, bukan perlawanan pan biru dan hijau namun adalah pembelaan untuk kemenangan Taiwan.

Lai Ching-de mengatakan, penindasan serius partai komunis terhadap kita, tekanan Daratan Tiongkok terus mendesak, mengapa masih ada perlawanan antara pan biru dan hijau, perseteruan antar etnis? Ajang pemilu kali ini bukan perlawanan pan biru-hijau, juga bukan perseteruan antar suku, namun adalah perlawanan antara demokrasi dan dictator, tidak akan membiarkan Taiwan menjadi Hongkong yang ke-2, atau Tibet yang ke-2.

Cheng Wen-tsan mengatakan, jika seorang prajurit yang membela Republik Tiongkok, hingga pensiun selalu mendengar ceramah Pemimpin Besar Xi Jing-ping, bagaimana disebut membela bangsa? Cheng yakin seluruh jenderal dan militer cinta negara, “ada 1000 veteran parpol KMT memilih satu-satunya Lieutenant General Wu Sz-huai(吳斯懷), sementara pihak kami memilih dia untuk turun jabatan.”

Cheng Wen-tsan mengimbau agar pendukung Daniel Han lebih tenang dan berpikir dengan matang, untuk memikirkan pemimpin mana yang baru dapat memberikan pembangunan berkelanjutan, berharap dunia melindungi Taiwan atau menerima persyaratan pemerintahan Beijing? Masyarakat Taiwan mendukung keberanian dan keteguhan masyarakat Hongkong dan Cheng juga mengharapkan masyarakat Taiwan mendukung keteguhan Taiwan sendiri.

Komentar

Terbarumore