Ketua DPP mengkritik daftar calon legislator nasional KMT berpotensi mengancam dan merusak keamanan nasional

  • 21 November, 2019
  • 陳志勇
Ketua DPP Cho Jung-tai (tengah) saat menghadiri kampanya pemilu di Nantou, Minggu (18/11)

(Taiwan, ROC) - Ketua partai berkuasa Partai Progresif Demokratik (DPP) Cho Jung-tai (卓榮泰) mengkritik bahwa daftar calon legislator nasional yang disetujui partai oposisi Kuomintang (KMT) akan mengancam dan merusak keamanan nasional, dan meminta ketua KMT Wu Den-yih (吳敦義) mempertimbangkan kembali konsekuensi yang mungkin ditimbulkannya.

Melalui postingan di jejaring sosial Facebook pada Kamis (21/11) dini hari, Cho mengimbau Wu mengambil keputusan yang benar dan merevisi kembali daftar nama calon legislator nasional yang tidak akan mengkhawatirkan warga.

Cho mengajukan sejumlah pertanyaan seperti “Mengapa orang yang mendengarkan lagu kebangsaan RRT serta pidato Presiden RRT Xi Jinping di Balai Agung Rakyat, dan secara terbuka mengajarkan Pasukan Pembebasan Rakyat cara untuk melawan tentara Amerika Serikat, masih bisa masuk ke dalam daftar tersebut?”

Cho juga merasa heran bahwa orang yang mendukung polisi Hong Kong menggunakan kekerasan untuk melukai masyarakat Hong Kong bisa terdaftar sebagai calon legislator nasional KMT.

Menurut Cho, Wu Den-yi adalah oponen politiknya dalam pemilu, tapi dalam isu keamanan nasional seharusnya berdiri di pihak yang sama.

Perihal kritik ini, Wu telah memberi jawaban dengan mengomentari postingan Cho di Facebook. Wu menegaskan, meski tidak mampu memuaskan setiap pihak, pemilihan daftar calon legislator nasional KMT dilaksanakan melalui prosedur dan sistem yang adil dan terbuka.

Menurut Wu, proses penentuan daftar calon ini jauh lebih demokratis daripada partai DPP, yang menurutnya adalah daftar yang diatur di kediaman Presiden.

Komentar

Terbarumore