MOFA: Akan Bentuk Strategi Antisipasi Datangnya Pelajar Hong Kong ke Taiwan

  • 20 November, 2019
  • 譚雲福
MOFA: Akan Bentuk Strategi Antisipasi Datangnya Pelajar Hong Kong ke Taiwan

        (Taiwan, ROC) – Aksi demonstrasi penolakan RUU Ekstradisi masih terus berkelanjutan di Hong Kong. Wakil Menteri Luar Negeri Kelly Hsieh pada hari Rabu tanggal 20 November menyampaikan selain memberikan bantuan pelayanan bagi para pelajar Taiwan yang kembali pulang dari Hong Kong, maka untuk menyikapi masalah datangnya pelajar Hong Kong ke Taiwan, tentu akan menghadapi kendala visa izin menetap dan lain sebagainya, oleh sebab itu pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi lainnya dan mencari solusi pemecahan masalah.

        Kelly Hsieh pada hari Rabu pagi tanggal 20 November saat menghadiri rapat interpelasi oleh Komisi Hukum Yudisial dan Hubungan Luar Negeri Yuan Legislatif menyampaikan laporan terkait, sekaligus laporan penandatangan kesepakatan kerjasama bidang yudisial pidana dengan Polandia. Anggota legislator dari partai DPP, Wu Kuen-yuh meragukan perihal proses penerimaan pelajar atau mahasiswa Hong Kong oleh universitas-universitas Taiwan, karena kondisi saat ini boleh dikatakan adalah untuk masa pendek, sementara ketidakstabilan Hong Kong berkemungkinan berkepanjangan, misalnya untuk satu tahun ke depannya, lantas bagaimana cara untuk mengatasi kendala yang dihadapi oleh para pelajar tersebut?

        Kelly Hsieh menjawab bahwa kini masing-masing instansi terkait tengah melakukan pendiskusian, khususnya Kementrian Pendidikan dan Dewan Urusan Daratan Tiongkok. Selain pelajar Taiwan yang kembali pulang ke Taiwan, masih ditambah lagi dengan pelajar Hong Kong yang hendak datang ke Taiwan. Semua hal terkait, kini tengah diprogramkan, dan kelak jika menemui kendala dalam hal visa izin menetap, maka hal tersebut akan ditangani oleh Dewan Kekonsuleran atau BOCA.

Komentar

Terbarumore