Filipina Melaporkan Kasus Pertama Terkait Gangguan Kesehatan Akibat Rokok Elektrik

  • 16 November, 2019
  • 譚雲福
Filipina Melaporkan Kasus Pertama Terkait Gangguan Kesehatan Akibat Rokok Elektrik

        (Taiwan, ROC) – Pemerintah Filipina pada hari Jumat tanggal 15 November mengumumkan kasus perdana terkait gangguan kesehatan yang disebabkan karena rokok elektrik. Pada waktu yang bersamaan, Departemen Kesehatan Filipina juga telah menyampaikan kepeduliaannya terhadap pengadilan setempat yang memberlakukan larangan sementara penggunaan rokok elektrik.

        Media AFP memberitakan bahwa rokok elektronik yang disebut-sebut memiliki kadar bahaya lebih rendah dari rokok biasa, namun belakangan ini banyak pemberitaan dari berbagai negara yang menyebutkan jika telah terjadi gangguan kesehatan bahkan sebabkan pengguna meninggal dunia akibat penggunaan rokok elektronik, hal ini juga turut menarik perhatian publik berkenaan dengan trendi rokok elektronik atau vape saat ini. Dilaporkan telah ada beberapa negara bagian di Amerika dan India juga telah melarang penggunaan rokok elektronik.

        Departemen Kesehatan Filipina menjelaskan bahwa ada seorang perempuan berusia 16 tahun, yang didapati menghisap rokok elektronik, 6 bulan kemudian ditemukan jika dirinya mengalami gangguan pernafasan kronis, yang mana kondisi tersebut telah mencapai tahapan kategori perusakan terhadap paru-paru.

        Wakil Menteri Kesehatan Enrique Domingo mengimbau kepada seluruh pengguna rokok elektronik agar dapat segera melakukan pemeriksaan di rumah sakit dan mendapatkan penanganan, meminta petunjuk dari pihak dokter berkenaan dengan langkah cara yang harus dilakukan dalam menghadapi masalah terkait.

        Merujuk kepada data statistik, rokok biasa mengakibatkan kematian sejumlah 8 juta orang setiap tahunnya, sementara rokok elektronik disebut memiliki kadar bahaya yang lebih rendah, namun melihat perkembangan yang terjadi belakangan ini, telah membuat masyarakat khawatir dalam menggunakan rokok elektronik.

        Pihak WHO sendiri pada tanggal 7 November mengeluarkan pernyataan bahwa rokok elektronik telah disebut memberikan efek bahaya, sehingga akan diperketat pengendaliannya.

Komentar

Terbarumore