IATA membuka pusat pelatihan pertama di Taiwan

  • 14 November, 2019
  • 陳志勇
Wakil presiden IATA Ma Tao (馬濤) (tengah) membuka pusat pelatihan pertama di Taiwan

(Taiwan, ROC) - Pusat Pelatihan Asosiasi Pengangkutan Udara Internasional (IATA)  yang pertama di Taiwan resmi dibuka di Taipei, Kamis (14/11), menjadi pusat pelatihan IATA ke 30 di dunia dan keenam di Asia, menyusul Beijing, Shanghai, Hong Kong, Seoul dan Singapura.

Dalam sambutannya di upacara pembukaan pagi tadi, Wakil presiden IATA cabang Asia Utara Ma Tao mengemukakan, kapasitas pengangkutan maskapai penerbangan sedunia telah mencapai 4,2 miliar orang pada tahun lalu dan diperkirakan akan bertumbuh dengan kecepatan berlipat ganda dalam 20 tahun ke depan.

Untuk itu, lanjutnya, meningkatkan pelatihan profesional bagi pekerja pengangkutan udara adalah hal penting, dan pusat pelatihan IATA keempat di Asia Utara ini justru bertujuan membangun lingkungan lebih aman bagi pengusaha transportasi udara.

Ma Tao mengatakan, “Tujuan utama didirikannya pusat pelatihan di Taipei adalah untuk memudahkan berbagai pihak mengikuti serangkaian kursus pelatihan IATA. Kami juga berharap Pusat Pelatihan Taipei bisa dengan efektif melatih lebih banyak profesional dalam bidang pengangkutan udara, agar industri kita ini bisa lebih aman dan andal.”

Didirikan pada April 1945 di Havana, Kuba, IATA adalah sebuah organisasi perdagangan internasional yang terdiri dari maskapai-maskapai penerbangan. IATA bermarkas di Montreal, Kanada. Tujuan utamanya adalah untuk membantu maskapai-maskapai penerbangan untuk bersaing secara sah dan mencapai keseragaman dalam penetapan harga.

Komentar

Terbarumore