Yen Teh-fa: Pembelian F-16V Naikkan Perbandingan Jumlah Pesawat Tempur Menjadi 2:1

  • 13 November, 2019
  • 譚雲福
Yen Teh-fa: Pembelian F-16V Naikkan Perbandingan Jumlah Pesawat Tempur Menjadi 2:1

        (Taiwan, ROC) – Komisi Pertahanan Keamanan, Urusan Luar Negeri dan Keuangan Yuan Legislatif pada hari Rabu tanggal 13 November menggelar rapat bersama berkenaan dengan “Program dana khusus belanja alutsista baru”. Anggota legislator dari partai KMT Lin Te-fu mempertanyakan ancaman yang diberikan dari satuan tentara komunis Daratan Tiongkok dan jumlah pesawat tempur yang akan dibeli.

        Menteri Pertahanan dan Keamanan Yen Teh-fa menyampaikan bahwa angkatan bersenjata Daratan Tiongkok memiliki sekitar 2 ribu pesawat tempur, untuk arah tempur dari pesisir tenggara sendiri memiliki sekitar 700 unit pesawat. Jika angkatan udara Taiwan membeli 66 unit pesawat tempur jenis F-16V, maka total jumlah pesawat tempur yang dimiliki adalah sebanyak 350 unit. Perbandingan jumlah pesawat tempur antara Daratan Tiongkok dan Taiwan adalah 2 banding 1. Namun hal ini masih dapat ditambah dengan rudal perlindungan diri, strategi tempur serentak, padanan taktik pertempuran udara, sehingga mampu memberikan dampak pengaruh pencegahan serangan musuh.

        Berkenaan dengan penambahan jumlah prajurit pilot, Yen Teh-fa menjelaskan bahwa Taiwan kali ini membeli 66 unit pesawat tempur jenis F-16V, terbagi menjadi 56 unit untuk jenis satu pilot dan 10 unit untuk dua pilot, sehingga membutuhkan 107 prajurit pilot. Untuk hal ini, maka Kementrian Pertahanan dan Keamanan atau MND akan mengalokasikan prajurit pilot senior dari angkatan udara tim 4 dan 5, dengan masa bakti dari tahun 2021 hingga 2025. Angkatan udara sendiri, mulai dari tahun 2020, jumlah perekrutan prajurit baru khusus angkatan udara bidang prajurit pilot akan ditambah, guna mengisi kebutuhan personal di tim 4 dan 5.

        Legislator Tseng Ming-chung dari partai KMT mempertanyakan jumlah total biaya servis dan perawatan yang dibutuhkan untuk pesawat tempur F-16V (Block70). Letnan Jendral Angkatan Udara Liu Jen-yuan mengemukakan bahwa dengan mengkalkulasikan perhitungan untuk keperluan 25 tahun, maka jumlah total biaya yang dibutuhkan sebesar NT$ 94 milyar, namun dengan adanya pembelian alutsista pesawat tempur baru, maka akan dibekali dengan penyediaan suku cadang untuk masa pakai 2 tahun, sehingga diprediksi dana baru akan benar-benar disesuaikan dengan pengeluaran yang sebenarnya setelah tahun 2026.

        Pihak angkatan udara menggunakan tajuk “Phoenix Rising project”, yang membutuhkan dana sebesar NT$ 110 milyar, yang mana perusahaan Lockheed Martin bekerja sama dengan Aerospace Industrial Development Corp (AIDC) Taiwan, akan meningkatkan level pesawat tempur jenis F-16A/B yang kini berada di Taichung sebanyak 142 unit, menjadi pesawat tempur jenis F-16V (Block20). Selain itu, melalui program yang sama, pihak angkatan udara juga akan sekaligus membeli 66 unit pesawat tempur baru jenis F-16V (Block70), yang nantinya akan ditempatkan di pangkalan udara Zhi-Hang Air Base di kawasan Taitung.

        Yen Teh-fa pada hari Selasa tanggal 12 November kemarin menjelaskan pihaknya tidak membeli pesawat tempur jenis F-35, karena dinilai Taiwan tidak berada dalam kondisi darurat perang, selain itu juga masih harus menantikan proses penyelesaian pada tahun 2044. Yen Teh-fa menambahkan bahwa F-35 bukanlah hasil produksi dalam negeri, membeli pesawat tempur jenis F-35 juga membutuhkan tambahan dana riset penelitian dan pengembangan sebesar NT$ 53 milyar.

Komentar

Terbarumore