Pakar Ahli: 26 Kebijakan Pertanda Penggunaan 1 Negara 1 Sistem Bagi Penduduk

  • 09 November, 2019
  • 譚雲福
Pakar Ahli: 26 Kebijakan Pertanda Penggunaan 1 Negara 1 Sistem Bagi Penduduk

        (Taiwan, ROC) – Sehubungan dengan 26 kebijakan baru yang diusung oleh Daratan Tiongtkok belum lama ini, Wakil Sekretaris Jendral Taiwanese Society of International Law Lin Ting-hui 林廷輝 pada hari Jumat tanggal 8 November menyampaikan bahwa Xi Jin-ping tengah mendorong program “1 Negara 2 Sistem” terhadap Taiwan, dan program khusus untuk Taiwan berkemungkinan juga akan dikurangi bagian “2 Sistem” nya, menjadi “1 Negara 1 Sistem”, dengan terus mengupayakan berbagai ragam perlakuan atau kebijakan sejenis di berbagai sudut elemen kehidupan masyarakat Taiwan, yang sebenarnya adalah ingin memberlakukan “1 Negara 1 Sistem”.

        Dosen Jurusan Politik NCCU Fan Shih-ping menyebutkan bahwa ke 26 kebijakan baru tersebut sebenarnya adalah “1 Negara 1 Sistem”, khususnya jika telah berhubungan dengan pengusaha Taiwan, dengan mengacu kepada target “1 Negara 1 Sistem”, semua bentuk kebijakan yang diberlakukan bagi masyarakat Taiwan sebenarnya adalah pengusungan pemahaman “1 Negara 1 Sistem”.

        Fan Shih-ping mengatakan, “Pada pasal 9 disebutkan bahwa perusahaan Taiwan dapat menikmati jaminan perlindungan dan bantuan pertolongan perdagangan sama halnya dengan perusahaan Daratan Tiongkok, sementara pada pasal 10 disebutkan bagi perusahaan Taiwan yang memenuhi kriteria akan memiliki fungsi jaminan kredibilitas ekspor sesuai hukum setempat yang sama dengan perusahaan Daratan Tiongkok, semua ini artinya menyamakan perlakuan terhadap perusahaan Taiwan dengan perusahaan Daratan Tiongkok, dari satu sisi dapat terlihat jika hal ini bisa sama halnya dengan pemberlakuan sikap serupa terhadap penduduk, yang menunjukkan bahwa apa yang disebutkannya adalah perusahaan Taiwan sama dengan perusahaan Daratan Tiongkok. Hal ini sama halnya dengan pemahaman ‘1 Negara 1 sistem’.”

        Salah satu pakar peneliti dari media Studies on Chinese Communism Monthly Wu Shih-tze menyebutkan bahwa ke 26 kebijakan baru tersebut hanyalah program kebijakan yang menguntungkan pihak Daratan Tiongkok semata, hal ini dikarenakan pihak Daratan Tiongkok juga tengah mempertimbangkan peran dirinya dalam perekonomian dunia, perkembangan lokal dan upaya menarik tenaga ahli atau SDM serta investasi di tengah berlangsungnya perang dagang dengan pihak Amerika Serikat.

Komentar

Terbarumore