Forum Tingkat Tinggi Pengetahuan Kesehatan Pertama Digelar di Taiwan Tahun 2020

  • 08 November, 2019
  • 曾秀情
Forum Tingkat Tinggi Pengetahuan Kesehatan Pertama Digelar di Taiwan Tahun 2020

(Taiwan, ROC) – E-DA Healthcare Group bekerja sama dengan International Health Literacy Association (IHLA), pada hari Jumat tanggal 8 November mengumumkan bahwa pada tanggal 26 hingga 28 Oktober tahun depan, akan menggelar “Forum Tingkat Tinggi Pengetahuan Kesehatan Internasional Pertama 2020” di kota Kaoshiung, Taiwan.

Sekretaris Jendral Asian Health Literacy Association, yang sekaligus merangkap sebagai Kepala Departemen Kedokteran Keluarga dan Kawasan Rumah Sakit E-DA, Lin Chi-wei林季緯 menyampaikan bahwa meskipun masyarakat sangat mudah mendapatkan informasi berkenaan dengan masalah kesehatan melalui internet di Taiwan, namun pada umumnya tidak banyak yang benar-benar mengetahui kebenaran informasi kesehatan yang didapatkannya. Lin Chi-wei mengambil contoh misalnya ada rumor yang menyebutkan jika banyak mengonsumsi produk mengandung Glukosamin, maka akan memperbaiki masalah osteoporosis, hal ini diumpamakan jika pengetahuan kesehatan yang dimiliki oleh masyarakat umum tidak banyak, sehingga biaya yang akan dikeluarkan untuk mengatasi masalah kesehatan dan juga perawatan akan jauh lebih tinggi 4 kali lipat dibandingkan dengan orang awam lainnya.

Lin Chi-wei mengatakan, “Banyak masyarakat yang berbondong-bondong membeli produk Viartril-S untuk menyembuhkan osteoporosis, namun sebenarnya, osteorporosis lebih berhubungan dengan menurunnya fungsi tulang persendian, dan tidak dapat memperlambat atau mengobati kondisi osteoporosis. Hal ini dapat langsung diketahui oleh masyarakat saat pertama kali melakukan pemeriksaan kesehatan, dan mengapa ada permasalahan seperti demikian, sementara kita telah lama mengonsumsi produk Viartril-S.”

Wakil Sekretaris Jendral Asian Health Literacy Association yang sekaligus merangkap sebagai Kepala Bidang Kedokteran Umum Departemen Kedokteran Keluarga dan Kawasan Rumah Sakit E-DA, Huang Ru-yi黃如薏 menjelaskan meskipun Taiwan dapat disebut sebagai negara masju di kawasan Asia dalam hal mendorong pemahaman dan pengetahuan kesehatan bagi masyarakat, akan tetapi merujuk kepada data dari Badan Administrasi Promosi Kesehatan (HPA) dapat dilihat bahwa ada 30% masyarakat dalam negeri yang tidak begitu memahami pengetahuan kesehatan, dan di antaranya banyak terjadi pemborosan pengeluaran biaya untuk kesehatan. Oleh sebab itu, pihaknya berharap dengan adanya forum tingkat tinggi tersebut, selain dapat dijadikan platform untuk melakukan interaksi pertukaran informasi dengan dunia internasional, juga sekaligus menunjukkan keunggulan medis Taiwan kepada dunia, serta menaikkan derajat medis kedokteran Taiwan sendiri.

Komentar

Terbarumore