Pemerintah AS Bentuk Pusat Bahasa "The Language Flagship" di Taiwan

  • 28 October, 2019
  • 鄭蕙玲
Acara peresmian "The Language Flagship" digelar di NTU

(Taiwan, ROC) Pemerintah AS membentuk proyek percontohan The Language Flagship di Taiwan, pada hari Senin ini (28/10) menggelar acara peresmian di Universitas Nasional Taiwan(NTU), The Language Flagship bermarkas di Washington DC, AS memiliki misi melatih SDM dunia, untuk bahasa Mandarin dengan pusat bahasa di masa 10 tahun yang silam berdiri di Daratan Tiongkok, kini perdana dibentuk di Taiwan. Wamenlu Hsu Szu-chien(徐斯儉) mengatakan, membentuk program language flagship di Taiwan, menjadi tonggak sejarah penting dalam kerjasama pendidikan antara Taiwan-AS, juga merupakan suatu peningkatan pembinaan hubungan yang semakin stabil antara Taiwan-AS.

Direktur Kantor perwakilan AS di Taipei (AIT) William Brent Christensen mengatakan, Taiwan merupakan contoh sukses dengan kehidupan masyarakat berdemokrasi, mitra yang dapat diandalkan, kekuatan baik di atas dunia, juga sebagai tempat yang baik untuk mempelajari bahasa Mandarin, di tempat ini sangat aman, masyarakat yang sangat bersahabat dan adanya keragaman budaya, Taiwan benar-benar merupakan tempat ideal untuk belajar Bahasa Mandarin”.

William Brent Christensen mengatakan, “Saya pernah menjabat sebagai misionaris di Taiwan, juga sebagai diplomat dan pelajar yang studi bahasa Mandarin, semua pengalaman ini menjadi nutrisi kecil yang sempurna bagi saya di hari ini, sehingga saya semakin mendorong agar semuanya dapat memanfaatkan dengan baik saat berada di Taiwan.”

Pusat bahasa Mandarin yang dibentuk AS mulai beroperasi pada hari ini, sementara ini ada 22 pelajar asal AS yang sedang belajar di Taiwan, isi materi yang cukup ketat, setiap pelajar wajib memathui peraturan dalam kelas belajar yang ditetapkan, wajib menjalankan magang di instansi yang relevan selama 4 bulan sebagai bagian belajar Mandarin, selama 10 bulan mempelajari bahasa Mandarin, jika ada mata pelajaran yang ketinggalan, atau melanggar peraturan dan tidak mematuhi aturan hukum maka akan di-drop out dan dikirim balik ke negara asal.

Komentar

Terbarumore