Taiwan-AS-Jepang Bergandengan Tangan Menggelar GCTF di Palau

  • 30 September, 2019
  • 鄭蕙玲
Menlu Joseph Wu

(Taiwan, ROC) Negara sahabat Palau menggelar forum revitalisasi bahasa Austronesia Internasional, adalah forum Kerangka Kerja Sama dan Pelatihan Global (GCTF), pada tahun ini pertama kali dialihkan dan dihelat di Palau. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Joanne Ou (歐江安) pada hari Senin ini (30/9) mengatakan, ada sebanyak 11 negara kawasan Indo Pasifik, 26 orang pejabat pemerintahan dan pakar meliputi Ratu Palau Bilung Gloria Salii, mantan Presiden Johnson Toribiong, masih ada narasumber yang berasal dari Amerika, Australia, Selandia Baru dan Indonesia melakukan pembahasan, pertukaran pengalaman mengenai keaslian dan penyebaran serta revitaliasai bahasa Austronesia

Joanne Ou mengatakan, Kepala Dewan Penduduk Asli, Icyang Parod, duta besar Republik Tiongkok untuk Palau Wallace Chow, dan perwakilan AS untuk Palau Amy J. Hyatt, pejabat dari Asosiasi Pertukaran Jepang-Taiwan  turut menghadiri upacara pembukaan dan memberikan kata sambutan.

Joanne Ou mengatakan, “di masa mendatang, di bawah dasar yang kokoh dan kerangka kerjasama GCTF, kami akan terus memperdalam kerjasama dengan Amerika Serikat dan negara-negara yang sepaham, melanjutkan promosi revitalisasi dan pelestarian budaya masyarakat suku asli Austronesia.”

Joanne Ou mengatakan, GCTF Taiwan-Amerika Serikat yang terbentuk semenjak tahun 2015, melalui kerjasama menggelar 20 pertemuan pelatihan internasional meliputi pembahasan sektor kesehatan umum, implementasi hukum, pemberdayaan wanita, perekonomian digital, keamanan internet, dan memerangi serangan informasi hoaks, mengundang lebih dari 35 negara, lebih dari 400 pejabat dan pakar yang ikut serta dalam kegiatan ini.

Menlu Joseph Wu (吳釗燮) memberikan lencana penghargaan untuk diplomat Numata Mikio, Joseph Wu mengemukakan, pertama kali acara forum revitalisasi bahasa Austronesia Internasional digelar di Palau, menjadi percontohan kerjasama pembahasan isu Taiwan-AS- Jepang di kawasan regional dan internasional yang sukses, diyakini di masa mendatang akan semakin banyak negara yang akan bergabung dalam kerangka kerjasama GCTF.

Komentar

Terbarumore