Jerman berkeinginan untuk berkolaborasi dengan Taiwan dalam riset perubahan iklim

  • 11 September, 2019
  • 陳志勇
Pakar klimatologi Jerman Hans Joachim Schellnhuber (kedua dari kanan) berfoto bersama Menteri Sains dan Teknologi Chen Liang-gee (陳良基) (kedua dari kiri) saat berkunjung ke Kementrian Sains dan Teknologi (MOST) Selasa, 10 September.

(Taiwan, ROC) - Seorang pakar klimatologi Jerman mengatakan pada hari Selasa bahwa negaranya sangat bersedia untuk berbagi pengalaman dengan Taiwan dalam transisinya ke energi terbarukan, dan berharap bahwa kedua belah pihak dapat mendorong pertukaran dalam penelitian tentang perubahan iklim dan dampaknya terhadap lingkungan.

Hans Joachim Schellnhuber, direktur emeritus dari Institut Potsdam untuk Penelitian Dampak Iklim (PIK), mengungkapkan hal tersebut saat berkunjung ke Kementerian Sains dan Teknologi (Kementrian Sains dan Teknologi) di Taipei, di mana ia bertemu dengan Menteri Chen Liang-gee (陳良基) untuk membahas pertukaran dengan Taiwan tentang masalah perubahan iklim.

Lokasi geografis Taiwan dan kerentanan terhadap bencana alam menjadikannya tempat yang ideal untuk penelitian iklim bagi Jerman, sebagai negara di Eropa yang unggul dalam pengembangan energi terbarukan, kata Schellnhuber.

Chen menanggapi bahwa Taiwan pasti dapat belajar dari Jerman untuk membantu mendorong pembangunan berkelanjutan. Taiwan terbuka untuk berkolaborasi dalam berbagai masalah transisi energi, termasuk berbagi pengetahuan dan pengalaman tentang kebijakan energi, manajemen dan teknologi, serta promosi energi bersih, tutur Chen.

Schellnhuber kemudian mengunjungi Pusat Sains dan Teknologi Nasional untuk Pengurangan Bencana di Taipei, di mana dia mendapatkan informasi tentang upaya Taiwan dalam pengurangan bencana dan kesiapsiagaan darurat.

Pengalaman Taiwan dalam hal ini adalah pelajaran yang berharga bagi masyarakat internasional, katanya.

Komentar

Terbarumore