Kebijaksanaan Energi Hijau dan Pengurangan Batu Bara Tahun 2030

  • 20 August, 2019
  • 尤繼富
Kebijaksanaan Energi Hijau dan Pengurangan Batu Bara Tahun 2030

(Taiwan, ROC) -- Media cetak hari Selasa (20/8) menyelenggarakan forum ekonomi transformasi energi hijau, mengundang Wakil Presiden Chen Chien-jen dan Menteri Ekonomi, Shen Jong-chin. Ketika diwawancarai Shen Jong-chin mengemukakan, pemerintah terus merencanakan penyediaan sumber energi hijau, saat ini telah membicarakannya hingga tahun 2030, sehubungan dengan penyuplaian gabungan sehingga membutuhkan perkiraan dan penilaian kalau untuk tahun 2030 tidak akan menghadapi risiko kekurangan listrik, tingkat penyimpanan listrik dapat melebihi 15%.

Shen Jong-chin menjelaskan, untuk bagian pemenuhan kebutuhan, industri semikonduktor seperti TSMC, Winbond, Powerchip, Micron dan lainnya telah menanamkan investasi sebesar NTD 2,6 triliun, juga ada pengusaha Taiwan yang pulang kembali ke Taiwan, elektrifikasi kendaraan, pertumbuhan ekonomi dan lainnya yang juga menjadi bahan pertimbangan yang dimasukkan dalam perkembangan penggunaan listrik.

Untuk penyuplaian, perbandingan rasio penggunaan gas untuk tahun 2030 tetap mempertahankan 50%, sedangkan seiring dengan teknologi energi hijau juga semakin matang, pembangkit listrik tenaga angin lepas pantai untuk tahap ketiga direncanakan akan dikembangkan pada tahun 2026 – 2030, tiap tahun akan melepaskan 1 Gigawatt, dapat meningkatkan rasio energi hijau secara keseluruhan, mengenai batu bara, apabila memungkinkan juga boleh kembali melakukan penyesuaian, tetapi dilihat dari sekarang ini untuk tahun 2030 tidak akan kekurangan listrik.

Shen Jong-chin, “Mungkin ada beberapa pertimbangan dasar dalam perencanaan pengembangan sumber energi, yang pertama adalah untuk gas dan batu bara yang menyumbang sebesar 80%, sebagian besar dari poros utama ini akan disesuaikan lagi nantinya, jeda yang paling utama adalah penambahan pembangkit listrik tenaga angin lepas pantai yang akan mengurangi batu bara, untuk itu perubahan tidaklah terlalu besar, sehingga penyediaan kebutuhan listrik semua sudah dipertimbangkan di dalamnya. Setelah peninjauan mungkin untuk memenuhi harapan menstabilkan penyediaan listrik untuk semua orang.”

Selain itu, Kementerian Ekonomi memperkirakan pada akhir bulan Agustus akan merencanakan pengembangan tahap ketiga pembangkit listrik tenaga angin lepas pantai, tetapi perusahaan pengembangan menghimbau pemerintah seharusnya melihat situasi dari pengembangan tahap kedua baru memperhitungkan jadwal produksi rantai pasokan dalam negeri dan mengumumkan pengembangan untuk tahun kedepannya.

Shen Jong-chin juga menyampaikan bahwa dirinya akan menerapkan sikap pragmatis dalam meninjau kemampuan Taiwan dan menilai proyek mana yang harus didahulukan. Saat ini Biro Energi juga tengah mengumpulkan pendapat dari beberapa pengembang. Dia menekankan ide-ide yang dimiliki oleh para pengusaha merupakan hal yang baik dan memajukan. Shen Jong-chin menambahkan bahwa pendapat mereka tentu akan didengar dan dipertimbangkan oleh pemerintah.

Komentar

Terbarumore